Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kasus Korupsi DBON Kaltim Tak Kunjung Terungkap, Aktivis Ultimatum Kejati

Redaksi by Redaksi
8 Agustus 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Kasus Korupsi DBON Kaltim Tak Kunjung Terungkap, Aktivis Ultimatum Kejati
Share on FacebookShare on WhatsApp

SAMARINDA, Kaltimnesia.id – Penanganan dugaan korupsi program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Kalimantan Timur dinilai mandek. Aktivis Bakerwil Pena Kaltim, Aleks Bhajo, menuding Kejati Kaltim lamban dan tidak transparan, serta mendesak aparat hukum segera membuka perkembangan kasus yang berpotensi merugikan negara itu ke publik.

Menanggapi situasi tersebut, Bakerwil Pena Kaltim, Aleks Bhajo, menyuarakan kritik keras terhadap lambannya proses hukum yang berjalan. Dalam keterangan persnya pada Jumat (8/8/2025), Aleks mengecam segala bentuk praktik korupsi, terutama yang terjadi di sektor pembangunan olahraga.

“Korupsi adalah tindakan melanggar hukum dan jelas merugikan negara. Hal ini tidak boleh dibiarkan terus terjadi di Bumi Kaltim,” tegas Aleks.

Ia juga menyoroti sikap Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) yang dinilainya kurang transparan dalam menangani kasus DBON. Menurutnya, proses hukum terlihat berjalan di tempat dan minim informasi kepada publik, padahal dugaan keterlibatan oknum pejabat dan pihak ketiga sudah sejak lama mencuat.

“Sangat disayangkan, penanganan kasus ini terkesan lamban dan tidak ada keterangan yang jelas. Jangan sampai ada toleransi atau bahkan politisasi terhadap kasus ini,” ujarnya dengan nada geram.

Aleks menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal jalannya proses hukum agar tidak terdistorsi oleh kepentingan politik ataupun kekuasaan. Ia menyebut, warga Kalimantan Timur tidak lagi ingin mendengar janji, tapi menunggu tindakan nyata dari aparat hukum.

Ia juga menegaskan bahwa dana publik yang seharusnya digunakan untuk mendukung prestasi atlet justru terancam diselewengkan jika kasus ini dibiarkan tanpa kejelasan. Jika terus berlarut, hal ini akan menjadi preseden buruk bagi upaya pemberantasan korupsi di daerah.

“Kejati harus segera menyampaikan perkembangan penanganan kasus ini secara terbuka kepada publik. Transparansi dan profesionalitas adalah kunci,” tegasnya.

Terakhir, Aleks menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini. Jika Kejati Kaltim tidak menunjukkan kemajuan, ia tak segan mendorong lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan. Ia juga mengajak masyarakat sipil dan media agar aktif mengawasi jalannya proses hukum.

Post Views: 12
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Buzzer Cerdas Ala Kadarnya, Satpam Demokrasi Rasa Mie Instan

Buzzer Cerdas Ala Kadarnya, Satpam Demokrasi Rasa Mie Instan

Proyek Rp113 Miliar Disorot, KNPI Desak Usut Tuntas Skema MYC

Proyek Rp113 Miliar Disorot, KNPI Desak Usut Tuntas Skema MYC

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved