Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Jaga Aset Ekologis Langka: Kutim Susun RIP KEHATI Bersama Unmul

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur (Kutim) mematangkan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP KEHATI), sebuah komitmen daerah untuk mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan pembangunan berkelanjutan, guna menjaga aset ekologis penting Kutim.

Redaksi by Redaksi
10 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Jaga Aset Ekologis Langka: Kutim Susun RIP KEHATI Bersama Unmul
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperkuat fondasi tata kelola lingkungan dengan serius menyusun Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP KEHATI). Dalam upaya menyempurnakan draf dokumen strategis ini, DLH bekerja sama dengan Pusat Studi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (PSLH-SDA) LP2M Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Tahap II di Hotel Royal Victoria, Sangatta, baru-baru ini.

Kegiatan FGD dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutim, Noviari Noor. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini krusial untuk menghimpun masukan dari berbagai sektor dan memastikan RIP KEHATI menjadi instrumen efektif. Dokumen ini bertujuan menjadi pedoman terpadu bagi pemerintah daerah, sektor swasta, dan perusahaan dalam mengelola keanekaragaman hayati sesuai amanat peraturan dan Instruksi Presiden.

Noviari Noor menambahkan, penyusunan RIP KEHATI ini dilakukan secara sistematis, mencakup pengumpulan data, analisis, perumusan visi-misi, rencana aksi, hingga integrasi yang harmonis dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Rencana induk ini sangat penting karena Kutim memiliki aset langka, seperti buaya badas di Long Mesangat dan tanaman langka di Taman Nasional Kutai (TNK), yang memerlukan perhatian konservasi khusus.

“Rencana induk ini menjadi bagian penting dalam mengintegrasikan dokumen perencanaan lainnya sesuai amanah undang-undang. Kita cermati apa yang kurang, kita sempurnakan,” tegas Noviari Noor. Ia menekankan bahwa RIP KEHATI adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Di sisi lain, Kepala DLH Kutim, Aji Widhaya Effendi, yang juga Ketua Panitia FGD, menjelaskan bahwa RIP KEHATI disusun sebagai kerangka kerja 5 tahunan. Dokumen ini akan menjadi dasar pengelolaan terpadu keanekaragaman hayati dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, memastikan teknis pengelolaan sumber hayati berjalan terstruktur dan efisien.

Aji Widhaya menambahkan, kegiatan penyusunan RIP KEHATI ini merupakan swadaya DLH Kutim bekerja sama dengan LP2M Unmul, dengan target penyelesaian selama 4 bulan. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah Dokumen RIP KEHATI yang komprehensif, berisi database dan master plan pengelolaan keanekaragaman hayati Kutim.

FGD ini, yang menjadi tahapan krusial dalam penyempurnaan dokumen acuan, diikuti oleh 55 peserta dari unsur pemerintah, akademisi, pemerintah kecamatan, hingga pelaku pembangunan.

“Kami membutuhkan masukan dari hasil FGD agar dokumen induk ini dapat tersusun dengan baik,” pungkas Aji Widhaya, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Post Views: 9
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Wujudkan Keadilan Ekologis: Pemkab Kutim Ajak Publik Susun Raperda RPPLH

Wujudkan Keadilan Ekologis: Pemkab Kutim Ajak Publik Susun Raperda RPPLH

Tingkatkan Kualitas Lingkungan: Pemkab Kutim Persiapkan Sistem Sanitary Landfill

Tingkatkan Kualitas Lingkungan: Pemkab Kutim Persiapkan Sistem Sanitary Landfill

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved