Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Fatayat NU Kutim Resmi Dilantik, Bupati: Perempuan Pilar Utama Masyarakat

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, melantik Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Kutim untuk masa khidmat 2022–2027, mendorong perempuan NU menjadi pelopor inovasi dan pemberdayaan ekonomi umat di daerah.

Redaksi by Redaksi
6 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Fatayat NU Kutim Resmi Dilantik, Bupati: Perempuan Pilar Utama Masyarakat
257
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 1

SANGATTA – Diiringi lantunan salawat Badar yang menggema di Gedung Wanita, Bukit Pelangi, Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kutai Timur (Kutim) bersama dua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Sangatta Utara dan Sangatta Selatan resmi dilantik untuk masa khidmat 2022–2027. Pelantikan yang berlangsung khidmat ini menandai dimulainya gerak baru perempuan muda NU di Kutim dalam memperkuat peran sosial, dakwah, dan ekonomi keumatan. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya mendorong Fatayat agar terus melahirkan inovasi dan menjadi lokomotif pemberdayaan perempuan di daerah.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Waridatul Qoimah, diikuti pembacaan Surat Keputusan oleh Farida dan Sa’diyah, serta ikrar pengurus yang dipimpin oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Fatayat NU Kalimantan Timur (Kaltim) Erni Tresnawati. Momen simbolis penyerahan bendera organisasi dari PW Fatayat NU Kaltim kepada Ketua PC Fatayat NU Kutim Lu’luul Wafiroh menandai resmi kepemimpinan baru. Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara dan lantunan hymne Fatayat yang menggetarkan ruang.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua PCNU Kutim Sismanto, Pembina Fatayat Hj Sulasih, Ketua DWP Kutim Lisnawati, dan Ketua Jalasenatri Kutim Ny Febrian Fajar Yuswantoro.

Dalam sambutannya, Ketua Fatayat NU Kutim Lu’luul Wafiroh menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan organisasi hingga seluruh kecamatan dan memberdayakan perempuan NU sebagai pelopor sosial dan ekonomi.

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pesan strategis mengenai peran penting Fatayat dalam pembangunan daerah. Ia mendorong sinergi antara organisasi perempuan dan agenda pembangunan daerah, terutama dalam ketahanan pangan dan pengembangan UMKM. “Fatayat NU Kutim diharapkan dapat menyelaraskan program kerjanya dengan upaya peningkatan perekonomian lokal. Silakan berinovasi dan ambil bagian dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM mandiri,” ujar Ardiansyah, menekankan bahwa produk-produk Kutim kini telah menembus pasar internasional.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan gotong royong dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk organisasi perempuan. Menurutnya, perempuan adalah pilar utama dalam keluarga dan masyarakat.

“Melalui Fatayat NU, saya berharap semakin banyak program yang dapat memberdayakan perempuan secara ekonomi, sosial, dan budaya,” tegasnya.

Ketua PCNU Kutim Sismanto mengibaratkan NU sebagai rumah besar, dan badan otonom seperti Fatayat sebagai jendela yang harus terus dibuka agar segar. “Fatayat harus punya pemikiran yang segar dan ide-ide pembaharuan,” ucapnya.

PW Fatayat NU Kaltim Erni Tresnawati mengingatkan bahwa Fatayat membawa nama besar NU dan harus hadir untuk menjawab persoalan aktual, seperti pernikahan anak, kematian bayi, serta kekerasan terhadap perempuan yang masih tinggi.

Dengan komitmen baru dan dorongan dari berbagai pihak, Fatayat NU Kutim kini mengemban tanggung jawab lebih besar. Di tengah dinamika sosial ekonomi Kutim yang berkembang, perempuan-perempuan muda NU ini dipanggil untuk aktif secara organisasi dan memberi dampak nyata bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Pelantikan ditutup dengan doa dan foto bersama, mengukuhkan Fatayat NU Kutim sebagai bagian dari denyut pembangunan daerah, menguat bersama, maju bersama. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Mengabdi di Desa: 58 Mahasiswa STIPER Kutim Dilepas untuk Inovasi Pertanian

Mengabdi di Desa: 58 Mahasiswa STIPER Kutim Dilepas untuk Inovasi Pertanian

Kutim di Paritrana Award: Keadilan Sosial Harus Menjangkau Semua Pekerja

Kutim di Paritrana Award: Keadilan Sosial Harus Menjangkau Semua Pekerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved