Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Efisiensi Anggaran Pangkas Drastis Program Bimtek untuk Pelaku IKM di Kutim

Redaksi by Redaksi
21 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
Efisiensi Anggaran Pangkas Drastis Program Bimtek untuk Pelaku IKM di Kutim
300
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah berdampak signifikan dan langsung terhadap pelaksanaan program-program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kutai Timur. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim mengaku terpaksa harus mengurangi secara drastis bahkan hampir menghentikan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang sebelumnya merupakan program rutin dan diselenggarakan secara aktif.

Kepala Disperindag Kutai Timur, Nora Ramadhani, dalam keterangannya, mengungkapkan perbandingan yang kontras dengan kondisi pada tahun-tahun sebelumnya. Pada masa lalu, pihaknya aktif mengadakan berbagai bimtek yang menjangkau puluhan peserta dan diselenggarakan secara merata, baik di pusat kabupaten maupun di berbagai kecamatan.

“Tahun kemarin masih banyak BIMTEK-BIMTEK yang kami adakan. Mengundang mereka sekitar 40-50 orang. Baik di Sangatta maupun di kecamatan-kecamatan. Kita datangkan pembimbing pelatih untuk melatih mereka dalam rangka upaya meningkatkan sumber daya manusia, meningkatkan kompetensi mereka,” ujarnya.

Namun, kondisi pada tahun 2025 mengalami perubahan yang drastis, hampir seratus delapan puluh derajat. Nora dengan terus terang dan transparan menyatakan bahwa program-program pelatihan dan peningkatan kapasitas yang menjadi tulang punggung pembinaan SDM tersebut kini hampir tidak lagi dapat terselenggara akibat kebijakan penghematan anggaran.

Pengakuan jujur dari kepala dinas ini menyiratkan sebuah tantangan baru yang cukup berat bagi para pelaku IKM di Kutim. Selama ini, banyak pelaku usaha yang mengandalkan bimtek dari pemerintah daerah sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi, memperbarui keterampilan, dan mengadopsi teknik-teknik baru guna memajukan usahanya di tengah persaingan pasar yang semakin ketat pasca pandemi. Hilangnya kesempatan untuk mendapatkan pembinaan ini berpotensi menghambat peningkatan kualitas dan produktivitas sektor IKM lokal. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Menciptakan Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Masyarakat

Menciptakan Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Masyarakat

Disperindag Kutim Dorong Sinergi Pembinaan IKM dan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Disperindag Kutim Dorong Sinergi Pembinaan IKM dan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved