Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Cari Juara dari Rumah Sendiri, PELTI Kutim Perkuat Regenerasi

Prestasi tenis Kutai Timur diharapkan tidak lagi bergantung pada kekuatan dari luar daerah. Musyawarah Kabupaten PELTI Kutim membawa pesan kuat tentang regenerasi, pembinaan usia dini, dan organisasi yang sehat. Targetnya jelas, semakin banyak anak Kutim mengenal tenis sejak sekolah dan kelak mampu membawa nama daerah melalui kemampuan mereka sendiri.

Redaksi by Redaksi
3 Agustus 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Cari Juara dari Rumah Sendiri, PELTI Kutim Perkuat Regenerasi
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Regenerasi menjadi kata kunci dalam perjalanan baru Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Organisasi tenis daerah itu didorong memperkuat pembinaan sejak usia dini agar mampu melahirkan atlet lokal yang siap bersaing di berbagai jenjang kompetisi.

Pesan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PELTI Kutim masa bakti 2026-2030 yang dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Isnawan di Cafe Maloy Hotel Royal Victoria, Senin (3/8/2026).

Bagi Basuki, prestasi tidak lahir dalam semalam. Medali maupun podium merupakan hasil akhir dari proses panjang yang dimulai dari organisasi yang sehat, pembinaan konsisten, serta keterlibatan banyak pihak.

“Prestasi pada akhirnya merupakan bonus. Fondasi yang harus kita bangun lebih dulu adalah kebersamaan, rasa memiliki terhadap organisasi, dan kemauan mengajak semua pihak bergerak bersama,” kata Basuki.

Karena itu, ia meminta kepengurusan PELTI Kutim periode berikutnya tidak hanya sibuk mengejar target kompetisi jangka pendek. Organisasi harus memiliki sistem yang memungkinkan bibit-bibit baru terus muncul.

Salah satu perhatian Basuki adalah ketergantungan terhadap atlet dari luar daerah ketika menghadapi kompetisi. Menurutnya, pola tersebut perlu perlahan ditinggalkan dengan memperkuat pembinaan atlet asli Kutim.

“Kita jangan terus mengandalkan pemain sewaan. Organisasi olahraga memiliki fungsi pembinaan. Dari proses itulah seharusnya lahir atlet-atlet Kutai Timur yang mampu berprestasi dan membela daerahnya sendiri,” ujarnya.

Untuk sampai ke tahap tersebut, basis pembinaan perlu diperluas. Basuki mendorong bertambahnya klub dan akademi tenis sekaligus mengajak PELTI lebih aktif memperkenalkan cabang olahraga tersebut kepada pelajar.

Sekolah dinilai memiliki posisi strategis untuk menemukan calon atlet sejak awal. Semakin banyak anak mengenal tenis, semakin luas pula pilihan bakat yang dapat dibina menuju jenjang kompetitif.

“Kalau kita menginginkan prestasi yang berkelanjutan, klub harus bertambah, akademi berkembang dan pembinaan masuk ke sekolah-sekolah. Dispora memiliki perhatian besar untuk mendukung proses tersebut,” katanya.

Basuki mencontohkan perkembangan olahraga Kutim pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Kutim mampu menembus lima besar di Kalimantan setelah sebelumnya berada di papan bawah. Capaian tersebut, menurutnya, menunjukkan pembinaan yang dilakukan secara serius dapat memberikan hasil.

Ketua KONI Kutim Rudi Hartono juga memberikan perhatian pada regenerasi. Ia mengapresiasi kepengurusan PELTI sebelumnya yang dinilai mampu menjaga aktivitas organisasi melalui pembinaan maupun penyelenggaraan kompetisi.

Namun, pekerjaan berikutnya harus diarahkan lebih kuat pada kelompok usia dini.

“Prestasi tidak bisa diperoleh secara instan. Kalau ingin memiliki atlet yang matang pada masa mendatang, prosesnya harus dimulai sejak mereka masih muda,” ujar Rudi.

Pesan serupa datang dari Ketua Pengprov PELTI Kalimantan Timur Khairul Anam. Menurutnya, kualitas prestasi sangat berkaitan dengan kondisi organisasi yang menaungi para atlet.

Ia menekankan tiga prinsip yang perlu dijaga PELTI, yakni organisasi yang sehat, kuat, dan kolaboratif.

“Ketika organisasinya sehat, kuat dan mampu membangun kolaborasi, prestasi akan mengikuti sebagai hasil dari proses yang berjalan dengan baik,” katanya.

Muskab kali ini diikuti tiga klub anggota, yakni Bara Tennis Club (BTC), Sangatta Bara Tennis Club (SBTC), dan Mabar Tennis Club (MTC). Forum membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, memilih pengurus masa bakti 2026-2030, serta merumuskan program kerja untuk empat tahun mendatang.

Tantangan kepengurusan baru pun tidak ringan. Selain menjaga roda organisasi, mereka memiliki pekerjaan memperluas ekosistem tenis, menambah klub dan akademi, masuk ke lingkungan sekolah serta menemukan bibit atlet dari berbagai wilayah Kutim.

Jika proses tersebut berjalan konsisten, keberhasilan PELTI nantinya tidak hanya dihitung dari berapa medali yang berhasil dibawa pulang. Ukuran yang lebih mendasar adalah ketika semakin banyak anak Kutim memegang raket, mendapatkan pembinaan yang tepat, lalu tumbuh menjadi atlet yang mampu membela daerahnya sendiri. (ADV/ProkopimKutim/BK)

 

Post Views: 448
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Saat Transfer Pusat Menyusut, Bankeu Jadi Napas Tambahan Fiskal Kutim

Saat Transfer Pusat Menyusut, Bankeu Jadi Napas Tambahan Fiskal Kutim

Perjuangan Bagi Hasil Tiada Akhir, Kutim Bawa Aspirasi hingga Presiden

Perjuangan Bagi Hasil Tiada Akhir, Kutim Bawa Aspirasi hingga Presiden

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved