Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Lingkungan dan Energi

Bunga Bangkai Mekar di Panorama 197 Swargabara, Warga Heboh karena Dikerubuti Lalat

Redaksi by Redaksi
18 Juli 2026
Reading Time: 1 min read
0
Bunga Bangkai Mekar di Panorama 197 Swargabara, Warga Heboh karena Dikerubuti Lalat
2
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 2

SANGATTA – Fenomena langka terjadi di kawasan Panorama 197, Desa Swargabara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Sejumlah warga dibuat penasaran dengan kemunculan bunga bangkai yang mekar di belakang rumah Ketua RT 44.

Bunga berwarna merah keunguan itu pertama kali diketahui mekar pada 16 Juli 2026 dan hingga dua hari kemudian masih terlihat segar. Keunikan lainnya, bunga tersebut terus dikerubuti lalat yang datang silih berganti.

Menurut keterangan warga sekitar, sebelumnya tanaman tersebut hanya tampak seperti tunas biasa. Namun, dalam beberapa hari terakhir, bunga itu tumbuh membesar dan mengeluarkan aroma khas menyerupai bau bangkai.

“Sudah dua hari mekar. Banyak lalat datang dan warga mulai berdatangan untuk melihat karena jarang sekali ada bunga seperti ini di lingkungan kami,” ujar salah seorang warga.

Berdasarkan ciri fisiknya, bunga tersebut diduga merupakan bunga bangkai dari genus Amorphophallus. Tumbuhan ini dikenal memiliki aroma menyengat yang sengaja dikeluarkan untuk menarik serangga penyerbuk, terutama lalat dan kumbang.

Kemunculan bunga bangkai di pekarangan warga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar. Banyak warga mengabadikan momen tersebut melalui foto dan video.

Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kawasan Kutai Timur masih menyimpan kekayaan flora yang unik dan menarik untuk diteliti lebih lanjut. Warga pun berharap tanaman tersebut dapat dijaga dan tidak dirusak agar proses mekarnya dapat diamati hingga selesai.

Redaksi

Redaksi

Next Post
BPK Mulai Audit LKPD Kutim 2025, Pemkab Dorong Tata Kelola Keuangan Lebih Baik

BPK Mulai Audit LKPD Kutim 2025, Pemkab Dorong Tata Kelola Keuangan Lebih Baik

Inflasi Kutim Tetap Terkendali, Validasi Data Harga Jadi Perhatian

Inflasi Kutim Tetap Terkendali, Validasi Data Harga Jadi Perhatian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved