Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kutai Timur

Wiranusa 2025: Menanam Gagasan, Menuai Kemandirian Ekonomi

Dengan semangat kemandirian dan inovasi, PT Kaltim Prima Coal (KPC) bersama Young Entrepreneur Academy (YEA) menghadirkan Wirausaha Nusantara 2025 di Kutai Timur — program pelatihan intensif yang menyiapkan pelaku usaha muda untuk bersaing di tingkat nasional dan global.

Redaksi by Redaksi
9 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Wiranusa 2025: Menanam Gagasan, Menuai Kemandirian Ekonomi
441
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Upaya menumbuhkan ekosistem kewirausahaan yang mandiri dan berkelanjutan di Kutai Timur (Kutim) kini memasuki babak baru. PT Kaltim Prima Coal (KPC) bekerja sama dengan Young Entrepreneur Academy (YEA) resmi meluncurkan Program Wirausaha Nusantara (Wiranusa) 2025 di Ruang Pelangi, Hotel Royal Victoria, Sangatta.

Mengusung tema “Siap Mandiri dan Berdaya Saing,” program ini dirancang sebagai wadah pembinaan dan pendampingan bagi pelaku usaha lokal agar mampu bersaing secara profesional, berinovasi, dan berorientasi global.

Ketua Panitia sekaligus Superintendent Local Business Development PT KPC, Faizal, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman dan jajaran pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Wiranusa bukan sekadar pelatihan, tetapi strategi untuk membangun Kutim yang mandiri dan sejahtera.

“Kehadiran pemerintah daerah adalah bukti dukungan nyata terhadap peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi langkah konkret membangun Kutim yang berdaya saing,” ujar Faizal.

Ia menjelaskan, program ini menggunakan kurikulum praktis dan sistem mentoring langsung dari pelaku usaha berpengalaman. Tujuannya, agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan hingga bisnis mereka benar-benar tumbuh dan mandiri.

Senada dengan itu, Manager Community Empowerment Dept KPC, Nanang Supriyadi, menegaskan bahwa Wiranusa 2025 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat sektor UMKM di Kutim.

“Program ini adalah titik tolak bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh secara mandiri, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Founder YEA, Jaya Setiabudi, yang turut hadir sebagai penggagas kurikulum dan mentor utama, menambahkan bahwa kolaborasi ini akan menjadi model pemberdayaan pengusaha muda yang berbasis aksi nyata.

Wiranusa 2025 terdiri dari lima tahap pelatihan yang dirancang sistematis. Dimulai dari seleksi administrasi dan kurasi terhadap 102 pendaftar dari seluruh Kutim, yang kemudian menghasilkan 50 peserta terpilih. Tahap berikutnya, Entrepreneur Camp diikuti oleh 30 peserta dengan pelatihan intensif selama tiga hari dua malam. Lalu dilanjutkan dengan Mentoring Virtual selama 1,5 bulan, Rebranding Produk untuk 10 finalis terbaik, dan diakhiri dengan Penilaian Akhir dan Penghargaan bagi para wirausaha potensial.

Sebagai simbol dimulainya program, dilakukan penyematan pin Wiranusa 2025 kepada tiga peserta perwakilan: Widyawati (Owner Nanami Cake, Karangan) sebagai peserta terjauh, Muhammad Ali (Owner Batik Ali, Rantau Pulung) sebagai peserta tertua, dan Novia Beyti Nur Aini (Owner Ismoon, Sangatta Utara) sebagai peserta termuda.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan harapan agar program ini menjadi tonggak kemandirian ekonomi masyarakat.

“Saya mengajak masyarakat Kutim untuk menjadi pelaku usaha yang mampu memanfaatkan potensi sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan,” tuturnya.

Peluncuran Wiranusa 2025 juga dihadiri oleh sejumlah camat dan pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim Teguh Budi Santoso.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas, Wiranusa 2025 diharapkan melahirkan generasi wirausaha muda Kutim yang tidak hanya tangguh secara bisnis, tetapi juga memiliki visi berkelanjutan dan berjiwa sosial. Dari Sangatta, langkah kecil ini menjadi awal besar menuju kemandirian ekonomi daerah yang sesungguhnya. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Rumah Tak Sekadar Atap: Kutim Hadirkan Hunian yang Layak dan Manusiawi

Rumah Tak Sekadar Atap: Kutim Hadirkan Hunian yang Layak dan Manusiawi

Tarian Leluhur Menari Lagi: UFAH 2025 Jadi Napas Budaya Kayan

Tarian Leluhur Menari Lagi: UFAH 2025 Jadi Napas Budaya Kayan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved