Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Tinggalkan Cara Manual, 59 Koperasi Kutim Beralih ke Akuntansi Digital

Buku pencatatan manual perlahan mulai ditinggalkan. Sebanyak 59 koperasi di Kutai Timur kini diperkuat perangkat teknologi dan aplikasi akuntansi digital. Perubahan ini bukan semata mengikuti zaman, tetapi menjadi ikhtiar membangun koperasi yang lebih tertib, transparan, dan dipercaya anggotanya.

Redaksi by Redaksi
20 Agustus 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Tinggalkan Cara Manual, 59 Koperasi Kutim Beralih ke Akuntansi Digital
Share on FacebookShare on WhatsApp

JAKARTA – Mengurus koperasi dengan jumlah transaksi yang terus bertambah tentu tak lagi cukup mengandalkan pencatatan manual. Salah tulis satu angka saja bisa membuat laporan keuangan berantakan. Belum lagi ketika pengurus harus menelusuri transaksi lama atau menyusun laporan pertanggungjawaban kepada anggota.

Persoalan sederhana semacam itu menjadi salah satu alasan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mulai mendorong koperasi beralih ke tata kelola berbasis digital. Modernisasi dilakukan bukan untuk sekadar terlihat mengikuti perkembangan teknologi, melainkan membenahi salah satu bagian paling penting dalam sebuah koperasi, yakni pencatatan dan pertanggungjawaban keuangan.

Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM), sebanyak 59 koperasi mendapat dukungan digitalisasi sepanjang 2024 hingga 2025. Bantuan tidak berhenti pada aplikasi akuntansi, tetapi turut dilengkapi perangkat komputer dan printer agar pengurus dapat menjalankan sistem tersebut.

Program dilakukan secara bertahap. Pada 2024, sebanyak 34 koperasi memperoleh fasilitas digitalisasi. Setahun kemudian, program diperluas kepada 25 koperasi lainnya. Dengan demikian, dalam dua tahun terdapat 59 koperasi yang mulai diperkuat dengan perangkat dan sistem pencatatan keuangan digital.

Kepala Diskop UKM Kutim Marhadyn mengatakan perubahan tersebut diperlukan agar pengelolaan koperasi semakin profesional. Ia menyampaikan hal itu seusai menghadiri kegiatan di Caroline Astor Ballroom, Hotel The St Regis, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026) malam.

“Kita sudah harus meninggalkan cara-cara lama yang manual. Melalui penyaluran perangkat komputer, printer, serta aplikasi akuntansi digital kepada total 59 koperasi sepanjang tahun 2024 dan 2025 ini, tata kelola keuangan koperasi di Kutim kini jauh lebih transparan, akuntabel, dan kredibel di mata anggota maupun masyarakat,” ujar Marhadyn mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Digitalisasi memang terdengar seperti urusan teknologi. Namun, dalam pengelolaan koperasi, persoalannya lebih mendasar. Koperasi dibangun dari kepercayaan anggota. Karena itu, setiap rupiah yang masuk dan keluar harus dapat dicatat, ditelusuri, serta dipertanggungjawabkan dengan baik.

Pencatatan yang lebih tertib juga membantu pengurus membaca kondisi usaha secara lebih jelas. Mereka dapat mengetahui arus keuangan, menyusun laporan secara terstruktur, serta memiliki data yang lebih rapi ketika mengambil keputusan bisnis.

Pada titik itulah komputer dan aplikasi akuntansi tidak lagi sekadar menjadi bantuan barang. Perangkat tersebut menjadi alat untuk mengubah kebiasaan kerja. Pengurus yang sebelumnya terbiasa dengan pencatatan konvensional dituntut beradaptasi dengan sistem yang lebih terukur dan terstandardisasi.

Tentu, pekerjaan tidak selesai setelah komputer diletakkan di meja koperasi. Teknologi hanya akan berguna apabila benar-benar digunakan. Kemampuan pengurus mengoperasikan aplikasi, konsistensi memasukkan transaksi, hingga disiplin menjaga data menjadi penentu keberhasilan program dalam jangka panjang.

Marhadyn menilai modernisasi tata kelola tersebut juga menjadi bekal agar koperasi semakin siap berkembang dan bersaing.

“Langkah modernisasi tersebut tidak hanya mendongkrak efisiensi operasional internal lembaga, tetapi juga memastikan koperasi di Kutim semakin siap bersaing, mandiri, serta membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari arah penguatan ekonomi kerakyatan yang terus didorong Pemkab Kutim. Koperasi tidak cukup hanya bertambah dari sisi jumlah. Kelembagaannya juga harus sehat, usahanya bergerak, dan laporan keuangannya dapat dipercaya.

Sebanyak 59 koperasi yang telah tersentuh program digitalisasi menjadi awal dari perubahan tersebut. Tantangan selanjutnya adalah memastikan aplikasi benar-benar dipakai dalam pekerjaan sehari-hari, bukan sekadar terpasang di komputer.

Sebab, transformasi digital koperasi pada akhirnya bukan perkara mengganti buku dengan layar. Yang jauh lebih penting adalah mengubah cara kerja menjadi lebih tertib dan terbuka, sehingga kepercayaan anggota tumbuh dan koperasi memiliki fondasi yang lebih kuat untuk berkembang. (ADV/ProkopimKutim/BK)

 

Post Views: 449
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Bandara Uyang Lahai Dibangun Bersama, Jalan Udara Pedalaman Kutim Mulai Dibuka

Bandara Uyang Lahai Dibangun Bersama, Jalan Udara Pedalaman Kutim Mulai Dibuka

Belajar dari Samarinda, Kutim Matangkan Rencana Sekolah Rakyat

Belajar dari Samarinda, Kutim Matangkan Rencana Sekolah Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved