SANDARAN – Halaman Kantor Camat Sandaran dipadati oleh ratusan warga dari berbagai usia yang bersemangat mengikuti Germas dan Gerimis. Meski cuaca mendung, antusiasme masyarakat Kecamatan Sandaran tidak surut, menunjukkan tingginya kesadaran mereka akan pentingnya kesehatan.
Sejak pukul 07.00 Wita, kegiatan telah dimulai dengan senam bersama yang meriah. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak bersemangat mengikuti gerakan yang dipandu instruktur. Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Siti Robiah, turut berbaur dengan warga, ikut serta dalam senam sehat.
“Luar biasa semangatnya warga Sandaran. Saya ikut senang bisa bergerak bersama-sama seperti ini,” ungkap Siti Robiah usai senam, sambil mengapresiasi antusiasme warga.
Selain senam, kegiatan ini menyediakan posko pemeriksaan kesehatan gratis. Warga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan gula darah, kolesterol, serta konsultasi dengan dokter spesialis anak dan kandungan. Antrean panjang terlihat di dalam kantor kecamatan, di mana para ibu hamil dapat melakukan kontrol kandungan dan USG gratis, sementara anak-anak mendapatkan pemeriksaan dari dokter anak.
Nur, salah seorang warga yang datang bersama dua anaknya, menyatakan kegembiraannya atas layanan kesehatan gratis ini.
“Hari ini saya senang sekali bisa membawa kedua anak saya cek kesehatan di dokter anak secara gratis. Terima kasih Pak Bupati,” ucapnya dengan wajah sumringah.
Usai berolahraga dan memeriksakan kesehatan, warga menikmati hidangan tradisional berupa aneka kukusan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian susu dan makan buah bersama, sebagai bagian dari program Gerimis yang bertujuan mencegah stunting dan menanamkan kebiasaan gizi seimbang sejak dini.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, yang hadir bersama jajaran dan Ketua TP PKK, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program “Dokter Keliling”, salah satu dari 50 program unggulan Pemkab Kutim.
“Cek kesehatan gratis ini implementasi langsung dari program dokter keliling. Kami ingin masyarakat di pelosok juga merasakan akses kesehatan yang mudah,” terang Ardiansyah.
Ia menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat di lingkungan keluarga.
“Minum susu dan makan buah harus menjadi kebiasaan, bukan hanya saat ada acara. Hidup sehat perlu diprogramkan dari rumah agar masyarakat Kutim siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Suasana kegiatan ditutup dengan kebersamaan anak-anak yang menikmati susu dan buah, menandai semangat hidup sehat yang terus digelorakan hingga ke pelosok Kutim. (ADV/ProkopimKutim/BK)


