Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Politik dan Pemerintahan

Rusdi Doviyanto Dorong Destinasi Baru, Untuk Kembangkan Sektor Wisata di Samarinda

Redaksi by Redaksi
23 Februari 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Rusdi Doviyanto Dorong Destinasi Baru, Untuk Kembangkan Sektor Wisata di Samarinda
2
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 2

Samarinda, Kota Tepian – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, mendorong penguatan identitas pariwisata kota dengan menambah destinasi unggulan. Menurutnya, Samarinda perlu memiliki ciri khas tambahan selain Desa Budaya Pampang untuk menarik wisatawan dan investor. Ia menilai, keberadaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Desa Wisata dapat menjadi pijakan dalam mengembangkan sektor ini lebih jauh.

“Selama ini kita punya Desa Budaya Pampang sebagai ikon wisata budaya. Kita juga perlu memiliki satu lagi yang menjadi ciri khas, bisa berupa wisata alam,” ujar Rusdi dalam keterangannya. Ia juga mengusulkan inovasi wisata buatan, yang telah sukses diterapkan di berbagai daerah lain seperti di Pulau Jawa. “Mau tidak mau, kita harus beradaptasi seperti di Jawa. Langkah ini bisa menjadi gebrakan baru untuk Kota Tepian,” tambahnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor pariwisata Samarinda memang menunjukkan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari industri perhotelan. Namun, Rusdi mengingatkan bahwa daya saing wisata budaya dan kearifan lokal masih menghadapi tantangan besar, termasuk dalam pengembangan infrastruktur dan promosi. “Sektor perhotelan cukup banyak menyumbang PAD. Namun, dari sisi wisata budaya dan kearifan lokal, kita juga memiliki potensi untuk bersaing, meskipun masih menghadapi banyak tantangan,” ungkapnya.

Salah satu kendala utama, menurut Rusdi, adalah minimnya alokasi anggaran pemerintah untuk sektor pariwisata. Dari total Rp64 miliar, hanya Rp4 miliar yang dialokasikan secara khusus untuk pengembangan wisata. “Anggaran untuk sektor pariwisata hanya Rp4 miliar dari total Rp64 miliar. Kami ingin mensupport Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) agar mendapatkan peningkatan anggaran guna menambah destinasi wisata,” jelasnya.

Dengan adanya dorongan dari DPRD dan aspirasi masyarakat, pengembangan wisata Samarinda diharapkan tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal tetapi juga memperkuat identitas kota. Jika dukungan anggaran dan kebijakan berjalan seiring, bukan tidak mungkin Samarinda akan muncul sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur.

Redaksi

Redaksi

Next Post
Rusdi Doviyanto Desak Percepatan Solusi Krisis Air Bersih di Samarinda

Rusdi Doviyanto Desak Percepatan Solusi Krisis Air Bersih di Samarinda

Gedung Baru MTs Negeri 2 Kutim Diresmikan, Pendidikan Islam Semakin Berkembang

Gedung Baru MTs Negeri 2 Kutim Diresmikan, Pendidikan Islam Semakin Berkembang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved