Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara DPRD Kutai Timur

Pentingnya Peran Perempuan Cegah Kekerasan Seksual Anak di Kutai Timur

Redaksi by Redaksi
24 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Pentingnya Peran Perempuan Cegah Kekerasan Seksual Anak di Kutai Timur
298
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA—Isu kekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian bersama. Peran perempuan dinilai sangat krusial dalam upaya pencegahan dan perlindungan anak-anak dari tindak kekerasan seksual.

Anggota DPRD Kutai Timur dan tokoh perempuan setempat, Hj. Mulyana, menegaskan bahwa sosialisasi merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Menurutnya, kaum perempuan memiliki peran besar dalam memberikan edukasi serta membentuk lingkungan yang aman bagi anak-anak.

Sosialisasi dan peran perempuan sebagai kunci utama

Hj. Mulyana menekankan bahwa fokus utamanya adalah peran perempuan dalam menjaga anak-anak dan menyebarkan pesan perlindungan. Melalui sosialisasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat Kutai Timur semakin peduli terhadap isu ini, dan semakin memahami peran aktif yang bisa diambil, khususnya oleh perempuan, dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda.

“Yang terpenting itu sosialisasi, ya. Sosialisasi di mana kita sebagai perempuan, bagaimana kita menunjukkan peran kita, khususnya apalagi namanya menjaga daripada yang tadi ya. Makanya bagaimana kita mengajak, bagaimana kita menyampaikan pesan-pesan kita ke masyarakat supaya anak-anak kita itu tidak mengalami yang kekerasan seksual tadi. Itu terpenting,” ujarnya.

Kolaborasi lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat

Selain peran individu, Hj. Mulyana juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat dalam menangani isu ini. Menurutnya, keberadaan lembaga seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta organisasi Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kutai Timur memiliki peran vital dalam upaya perlindungan anak.

“Yang jelas DP3A ya, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, itu yang terpenting. Dan beberapa organisasi sekarang, yang seperti LPAI yang ada di Kutai Timur itu. Saya rasa dengan hadirnya LPAI Kutai Timur ini, itu sosialisasi berkaitan dengan perlindungan anak itu sudah sangat terpenting,” tambahnya.

Saat semua pihak berkolaborasi dalam program perlindungan anak serta mencegah kekerasan seksual pada anak, tingkat keberhasilannya akan lebih lebih tinggi dibanding bila masing-masing pihak bekerja sendiri. (ADV)

 

Redaksi

Redaksi

Next Post
DPRD Dorong Pembentukan Forum Tata Ruang untuk Perkuat Kebijakan di Kutim

DPRD Dorong Pembentukan Forum Tata Ruang untuk Perkuat Kebijakan di Kutim

Legislator Kutim Dorong Efektivitas Serapan Anggaran Rp2 Triliun

Legislator Kutim Dorong Efektivitas Serapan Anggaran Rp2 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved