Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Pemkab Kutim Akui Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan Serius di Usia ke-26

Redaksi by Redaksi
9 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Pemkab Kutim Akui Infrastruktur Dasar Masih Jadi Tantangan Serius di Usia ke-26
274
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Kutai Timur – Memasuki usia ke-26 tahun, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi tantangan terbesar yang harus segera ditangani. Hal tersebut disampaikan Bupati Kutim, H. Ardiansyah Sulaiman, dalam Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kutim yang digelar di ruang paripurna.

Dalam pidatonya, Bupati Ardiansyah tidak menutup mata bahwa sejumlah kebutuhan mendasar masyarakat, terutama di kawasan pedesaan, masih belum terpenuhi secara optimal. “Kita masih menghadapi berbagai tantangan seperti jalan, jembatan, dan infrastruktur digital. Ini permasalahan yang masih dirasakan masyarakat kita di pelosok kecamatan,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi permasalahan perkotaan yang belum terselesaikan. Jalan lingkungan dan sistem drainase dinilai masih menjadi titik lemah pelayanan infrastruktur dasar yang harus dibenahi, terutama karena sebagian wilayah perkotaan masih sering mengalami genangan dan banjir pada musim hujan.

Untuk menjawab hal tersebut, Pemkab Kutim tetap melanjutkan pembangunan melalui skema multiyears, terutama pada sektor jalan dan jembatan. Di saat yang sama, pemerintah juga mengupayakan penguatan infrastruktur digital untuk mendukung pemerataan informasi dan layanan publik berbasis teknologi.

Bupati menyebut program Internet Desa sebagai salah satu langkah konkret, meski ia mengakui program itu belum menjangkau seluruh masyarakat. “Meskipun program internet desa sudah dilaksanakan, tapi belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Selain jalan, jembatan, dan akses digital, persoalan air bersih dan elektrifikasi juga menjadi fokus pemerintah. Bupati mengapresiasi dukungan PLN yang selama empat tahun terakhir telah berupaya memperluas jaringan listrik hingga ke desa-desa yang sebelumnya belum terlayani.

Sebagai bentuk komitmen terhadap perbaikan lingkungan perkotaan, Pemkab juga menggulirkan program Rp250 juta per RT untuk memperbaiki jalan lingkungan dan drainase. “Kami juga fokus menekan angka stunting dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Saya berharap dewan dapat melakukan pengawasan terhadap program-program ini,” tutupnya. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Wiranusa 2025: Menanam Gagasan, Menuai Kemandirian Ekonomi

Wiranusa 2025: Menanam Gagasan, Menuai Kemandirian Ekonomi

Rumah Tak Sekadar Atap: Kutim Hadirkan Hunian yang Layak dan Manusiawi

Rumah Tak Sekadar Atap: Kutim Hadirkan Hunian yang Layak dan Manusiawi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved