SANGATTA – Pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 21 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 18/TK/TAHUN 2025 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas mereka dalam menjalankan tugas selama bertahun-tahun.
Satyalancana Karya Satya diberikan kepada PNS yang telah menunjukkan kesetiaan, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas. Penghargaan ini terbagi dalam tiga kategori masa kerja: 10 tahun (X), 20 tahun (XX), dan 30 tahun (XXX).
Dari total penerima, dua orang diganjar penghargaan tertinggi kategori XXX Tahun, yakni Rina Marianti yang menjabat sebagai Analis Kebakaran Ahli Muda dan Idris Hadi Siswanto selaku Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Dunia Usaha.
Untuk kategori XX Tahun, penghargaan diberikan kepada Adriansyah yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pencegahan. Sementara itu, 18 PNS lainnya menerima penghargaan X Tahun. Mereka berasal dari berbagai unit kerja, mulai dari Kepala Sub Bagian, Penelaah Teknis Kebijakan, Penata Layanan Operasional, hingga Operator Layanan. Di antaranya tercatat nama Rendra Hamid (Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan), Hernilawati (Kasubbag Umum dan Kepegawaian), serta Suryadhi Amin (Analis Kebakaran Ahli Muda).
“Penghargaan ini disematkan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Gedung Serbaguna, bersamaan dengan pelantikan 200 PNS se-Kutim,” ujar Rina Marianti usai menerima penghargaan.
Satyalancana Karya Satya bukan sekadar simbol masa kerja, tetapi pengakuan atas integritas dan konsistensi dalam menjalankan tugas publik. Bagi sektor pemadam kebakaran dan penyelamatan, penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja di garis depan keselamatan masyarakat mendapat tempat dalam penghargaan negara.
Penganugerahan ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi PNS lainnya untuk terus menjaga etos kerja, menjunjung nilai-nilai profesionalisme, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di balik seragam dan sirine, ada pengabdian yang tak selalu terlihat. Satyalancana ini menjadi bukti bahwa dedikasi tak pernah luput dari perhatian negara. (ADV/ProkopimKutim/BK)


