
SANGATTA—Komitmen legislatif di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia semakin kuat. Anggota DPRD Kutai Timur periode 2024–2029, Ramadhani, memastikan setiap anak di daerah pemilihannya mendapatkan akses pendidikan yang layak dan setara tanpa harus terbebani oleh biaya.
Pemerintah daerah telah menyiapkan beragam dukungan, termasuk bantuan dan beasiswa, yang mencakup semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi. Menurut Ramadhani, sangat disayangkan jika masih ada anak yang tidak bersekolah hanya karena masalah biaya, mengingat adanya alokasi beasiswa.
“Apabila ada anak yang tidak sekolah karena masalah biaya ya sangat disayangkan karena sudah ada beasiswa, kalau tidak salah itu sebesar 1 juta. Mereka juga akan mendapatkan buku dan seragam sekolah,” jelas Ramadhani saat ditemui di Kantor DPRD Kutim.
Pendidikan gratis dan beasiswa untuk pelajar
Ramadhani menekankan bahwa seluruh sekolah negeri di Kutai Timur telah dibebaskan dari biaya pendidikan. Khusus di daerah pemilihannya, ia memastikan setiap siswa, baik di jenjang SD maupun SMP, didaftarkan untuk mendapatkan beasiswa.
“Untuk pembayaran sekolah saya rasa juga tidak ada karena semua sekolah negri yang ada kan gratis. Nah kalau di daerah pemilihan saya, saya berlakukan untuk semuanya dengan mendaftarkan siswa baik di SD maupun SMP untuk mendapatkan beasiswa,” tegasnya.
Dukungan pendidikan ini juga menjangkau sektor pendidikan tinggi. Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengungkapkan bahwa beasiswa bagi mahasiswa Kutai Timur juga telah diupayakan penganggarannya. “Untuk beasiswa yang kuliah sudah coba dianggarkan juga sekitar 800 juta, akan disalurkan untuk yang kuliah di dalam maupun di luar daerah,” ungkapnya.
Memudahkan akses administrasi
Demi kelancaran program ini, Ramadhani juga berupaya meminimalisir kendala administrasi yang mungkin menyebabkan anak putus sekolah. Ia telah berkomunikasi dengan instansi terkait untuk menyederhanakan persyaratan penerima beasiswa.
“Saya sudah komunikasikan pada KESRA untuk persyaratannya jangan dipersulit. Cukup dengan KTP berdomisili di Kutai Timur saja dan transkrip nilai,” lanjut Ramadhani dengan antusias.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan secara maksimal berbagai beasiswa yang tersedia, baik dari pemerintah daerah kabupaten maupun pemerintah provinsi. Ramadhani juga mengajak para orang tua untuk turut mendukung upaya pemerataan akses pendidikan ini. (ADV)


