Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result

Melon Tumbuh di Tengah Hamparan Sawit, Petani Teluk Pandan Cari Sumber Penghasilan Baru

Pengembangan melon di Desa Persiapan Bukit Pandan Jaya menjadi langkah baru Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam memperluas sektor pertanian produktif. Tidak hanya mengejar hasil panen, program ini diarahkan untuk membuka sumber ekonomi alternatif bagi masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Redaksi by Redaksi
7 Agustus 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Melon Tumbuh di Tengah Hamparan Sawit, Petani Teluk Pandan Cari Sumber Penghasilan Baru
Share on FacebookShare on WhatsApp

TELUK PANDAN — Di hamparan lahan Desa Persiapan Bukit Pandan Jaya, Kecamatan Teluk Pandan, sesuatu yang baru mulai tumbuh. Bukan sekadar tanaman melon yang perlahan menjalar di atas tanah, tetapi juga harapan masyarakat untuk memiliki pilihan ekonomi lain di luar komoditas yang selama ini mendominasi kawasan pedesaan.

Sebanyak 6.000 bibit melon mulai ditanam oleh kelompok tani bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Penanaman tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan hortikultura sebagai salah satu sektor pertanian bernilai ekonomi.

Di tengah hamparan kebun dan jalan desa yang masih terus berkembang, kegiatan penanaman itu memperlihatkan wajah lain pembangunan pertanian Kutim. Pemerintah daerah mulai mendorong keberagaman komoditas agar masyarakat tidak hanya bergantung pada satu sektor usaha.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Camat Teluk Pandan Anwar, anggota DPRD Dapil 2 Haji Saiful, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), jajaran TNI-Polri, perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sawit Mandiri Sejahtera.

Bagi warga desa, melon bukan sekadar buah yang dipanen kemudian dijual. Komoditas ini dipandang sebagai peluang untuk menciptakan perputaran ekonomi yang lebih cepat karena memiliki masa budidaya relatif singkat dibanding tanaman perkebunan tahunan.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, pengembangan sektor pangan dan pertanian produktif merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program pangan Presiden harus kita jalankan. Swasembada beras dan jagung serta pengembangan sektor pertanian menjadi agenda penting demi meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Ardiansyah.

Menurutnya, pengembangan hortikultura memiliki peluang besar karena dapat membuka lapangan kerja baru di tingkat desa. Selain itu, sektor ini juga mulai menarik perhatian generasi muda karena pola budidayanya lebih modern dan memiliki peluang usaha yang lebih fleksibel.

Ardiansyah berharap pengembangan pertanian di Kutim ke depan tidak hanya bertumpu pada satu komoditas, melainkan memiliki keragaman produksi yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat.

“Pertanian harus terus dikembangkan agar masyarakat memiliki pilihan usaha dan daerah memiliki ketahanan pangan yang lebih kuat,” katanya.

Sementara itu, Camat Teluk Pandan Anwar menilai keberhasilan pengembangan kawasan hortikultura tidak hanya ditentukan oleh kemampuan petani dalam bercocok tanam, tetapi juga dukungan infrastruktur dan akses pemasaran.

Ia menyebut, salah satu tantangan yang masih dihadapi petani adalah akses menuju lokasi pertanian, terutama ketika musim hujan datang. Kondisi jalan yang belum sepenuhnya baik dapat memengaruhi proses distribusi hasil panen.

Meski demikian, masyarakat bersama kelompok tani terus berupaya menjaga keberlangsungan usaha tersebut melalui semangat gotong royong.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi berlanjut sampai pemasaran dan penguatan kelompok tani,” ujar Anwar.

Menurut dia, keberadaan kelompok tani yang solid menjadi modal penting dalam membangun kawasan pertanian yang lebih produktif.

Kepala Gapoktan Sawit Mandiri Sejahtera Sunyoto mengatakan, pengembangan melon menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menambah sumber pendapatan masyarakat.

Ia menilai hortikultura memiliki keunggulan karena siklus produksinya lebih pendek. Dengan pengelolaan yang baik, petani dapat memperoleh hasil lebih cepat dan kembali menggerakkan modal usaha.

“Harapannya, petani tidak hanya bergantung pada satu komoditas saja. Hortikultura bisa menjadi tambahan sumber penghasilan masyarakat,” kata Sunyoto.

Pengembangan melon tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja pemerintah daerah di Teluk Pandan. Selain penanaman, kegiatan turut dirangkai dengan penyerahan bantuan rumah layak huni dan panen semangka bersama masyarakat.

Bagi Kutim, langkah kecil di lahan Desa Persiapan Bukit Pandan Jaya ini menjadi bagian dari upaya yang lebih besar: membangun pertanian yang beragam, produktif, dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Dari bibit-bibit melon yang baru ditanam itu, pemerintah daerah berharap akan tumbuh sebuah sentra hortikultura baru yang tidak hanya menghasilkan buah, tetapi juga membuka ruang penghidupan baru bagi warga desa. (ADV/ProkopimKutim/BK)

 

Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Dari Cetak Sawah hingga Gudang Pangan, Kutim Bangun Ekosistem Swasembada Beras

Dari Cetak Sawah hingga Gudang Pangan, Kutim Bangun Ekosistem Swasembada Beras

Kejar Eliminasi 2030, Dana Desa Perkuat Benteng Kesehatan Warga

Kejar Eliminasi 2030, Dana Desa Perkuat Benteng Kesehatan Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved