BENGALON – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis desa. Wujud nyata dari komitmen tersebut terlihat pada peresmian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Tepian Langsat di Kecamatan Bengalon, beberapa waktu lalu.
Peresmian ini bertepatan dengan peluncuran nasional 80.000 Kopdes Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Peluncuran tersebut menandai gerakan besar pemberdayaan ekonomi rakyat dari tingkat desa, yang terhubung secara daring ke seluruh daerah di Indonesia.
Di Kutai Timur, peresmian Kopdes Tepian Langsat dilakukan langsung oleh Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman, didampingi Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro, Kadis Koperasi dan UMKM Teguh Budi Santoso, Kadis Kominfo Staper Ronny Bonar, serta Kepala Desa Tepian Langsat Zeky Hamzah. Turut hadir pula tokoh masyarakat dan jajaran perangkat desa yang memenuhi halaman SDN 002 Tepian Langsat, tempat acara digelar.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu melahirkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kopdes ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Ardiansyah.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel agar kehadirannya benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh anggota.
“Koperasi yang sehat akan menciptakan keadilan ekonomi. Oleh karena itu, pengelolaan Kopdes harus dilakukan dengan prinsip keterbukaan dan tanggung jawab,” tambahnya.
Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak hanya bergantung pada struktur kelembagaan, tetapi juga pada sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Sinergi ini menjadi kunci agar koperasi benar-benar tumbuh dan menjadi pilar kemandirian ekonomi desa,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tepian Langsat Zeky Hamzah mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan Pemkab Kutim yang telah membantu mewujudkan pendirian koperasi ini.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengelola Kopdes ini dengan baik dan bertanggung jawab. Semoga koperasi ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Zeky.
Kopdes Merah Putih Tepian Langsat menjadi bagian dari gerakan nasional koperasi desa yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi rakyat dari akar rumput. Keberhasilannya diharapkan dapat menjadi role model bagi desa-desa lain di Kutai Timur dalam membangun ekonomi berbasis kebersamaan dan gotong royong.
Kehadiran Danlanal Sangatta dalam acara tersebut juga menandakan dukungan aktif TNI AL terhadap pengembangan ekonomi pesisir dan pemberdayaan masyarakat desa. Dengan semangat Merah Putih, Pemkab Kutim menegaskan komitmennya untuk terus membina dan memperluas jaringan Kopdes di seluruh wilayah, agar setiap desa memiliki instrumen ekonomi yang kuat, mandiri, dan berdaya saing.
“Kemandirian ekonomi desa adalah fondasi bagi kemandirian bangsa. Kita mulai dari sini, dari Tepian Langsat,” tutup Bupati Ardiansyah. (ADV/ProkopimKutim/BK)


