Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Gerakan Petani Milenial Menguat, Pemkab Kutim Gandeng KTM sebagai Mitra Lapangan

Redaksi by Redaksi
19 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Gerakan Petani Milenial Menguat, Pemkab Kutim Gandeng KTM sebagai Mitra Lapangan
331
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 3

SANGATTA – Gerakan petani milenial di Kabupaten Kutai Timur semakin nyata. Pemerintah daerah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) kini menjadikan komunitas petani muda sebagai mitra utama dalam memperkuat inovasi sosial di sektor pertanian.

Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnamingrum, menyampaikan bahwa sejumlah anak muda telah menunjukkan komitmen kuat untuk terjun dalam usaha tani maupun peternakan. Kesediaan mereka untuk belajar, beradaptasi, dan mengambil peran baru menandai kebangkitan sektor yang selama ini kekurangan tenaga muda. “Beberapa petani-petani milenial yang memang sudah bergerak ke sana, baik petani maupun peternak,” katanya.

Gerakan ini mendapatkan dukungan kelembagaan melalui Komite Tani Muda (KTM), organisasi yang secara konsisten mendampingi petani muda di berbagai kecamatan. Dyah menegaskan bahwa komunikasi intensif terus dijalin antara DTPHP dan KTM untuk memastikan gerakan petani milenial berjalan terarah. “Ada Komite Tani Muda (KTM) itu juga sudah mulai dia bergerak, kerjasama selalu koordinasi dengan saya,” jelasnya.

Keterlibatan KTM dinilai memberikan warna baru bagi perkembangan pertanian di Kutim. Bukan hanya soal teknik budidaya, tetapi juga soal mindset dan pola kerja. Petani milenial umumnya lebih cepat mengadopsi teknologi, lebih terbuka terhadap inovasi, dan lebih aktif membangun jaringan pemasaran. Pemerintah melihat karakter ini sebagai modal penting untuk mendorong modernisasi sektor pertanian daerah.

Dalam berbagai diskusi, DTPHP Kutim menempatkan KTM sebagai mitra lapangan yang mengetahui realitas dan kebutuhan riil generasi muda. Dari sini, berbagai program pemerintah disempurnakan agar lebih tepat sasaran, mulai dari pendampingan usaha, penyediaan bibit, fasilitasi inovasi teknologi, hingga akses pelatihan yang lebih relevan.

Kehadiran KTM dan komunitas pemuda lainnya juga diharapkan menciptakan efek domino. Anak-anak muda di desa yang melihat keberhasilan petani milenial akan termotivasi untuk ikut mencoba, sehingga regenerasi petani dapat terjadi secara alami.

Pemkab Kutim percaya bahwa kolaborasi ini bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi pondasi untuk membangun sektor pertanian yang berkelanjutan. Dengan dukungan pemuda, pertanian tidak lagi dipandang sebagai profesi tradisional, melainkan sektor modern yang penuh peluang. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Legislator Kutai Timur Soroti Pemotongan Anggaran Tahun 2026

Legislator Kutai Timur Soroti Pemotongan Anggaran Tahun 2026

Komisi C DPRD Kutim Ingin Penanganan Bencana di Dapil 4 Dilakukan Terstruktur

Komisi C DPRD Kutim Ingin Penanganan Bencana di Dapil 4 Dilakukan Terstruktur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved