Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara DPRD Kutai Timur

Generasi Muda Didorong Jadi Ahli, Bukan Sekadar Lawan Korupsi

Redaksi by Redaksi
22 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Generasi Muda Didorong Jadi Ahli, Bukan Sekadar Lawan Korupsi
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA—Di tengah berbagai upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan, Kabupaten Kutai Timur mulai mengalihkan fokus ke pendekatan jangka panjang yang lebih mendasar. Bukan hanya mengejar penindakan, melainkan membangun fondasi sistem yang kuat lewat kehadiran generasi muda yang ahli di bidangnya masing-masing.

Yusuf T Silambi, anggota legislatif Kutai Timur, menyampaikan bahwa masa depan daerah ini bergantung pada kesiapan pemuda menjadi tenaga ahli di berbagai disiplin ilmu. “Mudah-mudahan para pemuda-pemuda ke depan tumbuh pakar hukum, pakar ekonom, pakar sosiologi untuk melihat bahwa bagaimana kita contoh di negara-negara lain,” katanya.

Pandangan ini muncul dari kesadaran bahwa korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi akar masalah yang menyentuh tata kelola keuangan, struktur sosial, hingga budaya lokal. Dengan demikian, solusi yang efektif harus menyentuh akar, bukan hanya gejala permukaan.

Ahli Hukum, Ekonom, dan Sosiolog jadi Tiga Pilar Perubahan

Kehadiran pakar hukum dinilai penting untuk memperkuat sistem peradilan dan penegakan hukum di tingkat daerah, sehingga efek jera benar-benar terasa. Di sisi lain, pakar ekonomi diharapkan mampu merancang sistem pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Sementara itu, pakar sosiologi dibutuhkan untuk memahami dinamika sosial yang kerap menjadi lahan subur praktik korupsi.

Yusuf menekankan bahwa pendekatan multidisiplin ini bukan sekadar wacana. Ia melihat peluang nyata bagi Kutai Timur untuk belajar dari negara-negara yang telah berhasil memberantas korupsi. “Untuk melihat bagaimana kita contoh di negara-negara lain,” ujarnya, menegaskan bahwa solusi lokal bisa diperkaya dengan perspektif global selama diadaptasi dengan konteks sosial dan budaya setempat.

Investasi pada Kompetensi, Bukan Janji Instan

Upaya ini memang tidak instan. Namun, dengan menanam benih kompetensi sejak dini, Kutai Timur berpeluang melahirkan generasi yang tidak hanya mampu menghindari korupsi, tetapi juga membangun mekanisme pencegahannya secara sistematis dan berkelanjutan.

Alih-alih menunggu sosok pahlawan, daerah ini mulai membangun sistem yang memungkinkan setiap anak muda berkontribusi sesuai keahliannya. Dalam jangka panjang, inilah yang diharapkan menjadi fondasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkelanjutan. (ADV)

Post Views: 15
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Koperasi Kutim Perkuat Pemasaran Produk Olahan Nanas Melalui Platform Digital

Dinas Koperasi Kutim Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Adaptasi Produk demi Tembus Pasar Internasional

Komisi B DPRD Kutim Prioritaskan Infrastruktur Pasar dan Kontrol Harga pada APBD 2026

Komisi B DPRD Kutim Prioritaskan Infrastruktur Pasar dan Kontrol Harga pada APBD 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved