Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

DPPKB Kutim Dorong Lansia Tetap Produktif Lewat Sekolah “Lansia Berdaya”

Redaksi by Redaksi
15 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
DPPKB Kutim Dorong Lansia Tetap Produktif Lewat Sekolah “Lansia Berdaya”
302
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 3

Kutai Timur — Pemberdayaan lanjut usia kini menjadi agenda penting Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur melalui program “Lansia Berdaya”. Program ini dirancang agar para lansia tidak sekadar menjadi penerima bantuan, tetapi tetap mampu berkontribusi, berkarya, dan berdaya secara ekonomi maupun sosial.

DPPKB Kutim, Anik Saidah, menjelaskan bahwa program tersebut akan berbentuk sekolah khusus lansia yang mengajarkan pelatihan keterampilan, aktivitas produktif, hingga kegiatan sosial. “Lansia Berdaya merupakan salah satu program dari kita untuk memberdayakan para lansia. Bentuknya nanti seperti sekolah untuk lansia dengan tujuannya agar mereka tidak menjadi beban di dalam keluarga mereka,” katanya.

Namun hingga kini, program tersebut belum mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah. “Namun hingga saat ini program ini belum tersentuh anggaran sama sekali,” ungkap Anik.

Kondisi ini membuat DPPKB harus menunda sejumlah langkah strategis yang telah direncanakan. Mulai dari penyusunan modul pelatihan, pembentukan kelas percontohan, hingga pengembangan jejaring kolaborasi dengan lembaga pendidikan non-formal dan komunitas lansia. “Sebelum pelaksanaannya sendiri di 18 Kecamatan, Sekolah Lansia ini mengadakan pelatihan terlebih dahulu. Perlu ada percontohan dan perumusan regulasi yang tepat sehingga program ini dapat terlaksana dengan optimal,” ujarnya.

Menurut DPPKB, lansia yang memiliki aktivitas positif terbukti lebih bahagia, sehat secara emosional, dan memiliki ketahanan sosial lebih baik. Karena itu, “Lansia Berdaya” diharapkan mampu menjadi ruang bagi lansia untuk mengembangkan minat, kerajinan tangan, hingga peluang usaha kecil berbasis komunitas.

Anik berharap dukungan anggaran dapat segera diberikan sehingga program ini tidak hanya berhenti pada rencana, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama untuk penguatan kelompok lansia di seluruh Kutai Timur. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kutim Bergerak Cepat Ajukan Calon untuk Anugerah Kebudayaan Nasional 2025

Kutim Bergerak Cepat Ajukan Calon untuk Anugerah Kebudayaan Nasional 2025

Kontribusi Vital PAD dan Dana Transfer di Kutai Timur

Kontribusi Vital PAD dan Dana Transfer di Kutai Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved