
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bergerak cepat menindaklanjuti pembukaan Anugerah Kebudayaan Nasional 2025. Melalui Dinas Kebudayaan, Kutim telah mengajukan calon meski pengumuman resmi baru diterima beberapa hari lalu. Hal tersebut disampaikan Kabid Kebudayaan Kutim, Fadliansyah Budi, usai Upacara HUT Kutim 2025.
Fadliansyah menuturkan bahwa informasi mengenai penghargaan nasional ini baru saja diterima oleh dinas. “Nah karena ini juga tindak lanjut, tahun depan ini kita baru saja dapat surat juga secara nasional, ada pemberian anugerah kebudayaan nasional,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa capaian penghargaan berskala nasional menjadi kesempatan penting bagi pelaku budaya Kutai Timur. “Pemberian anugerah kebudayaan setingkat nasional, cuman edarannya baru kemarin.”
Meski waktu persiapan terbilang singkat, Dinas Kebudayaan Kutai Timur langsung mengambil langkah awal. “Kami dari badan kota sudah mengirimkan, mengirimkan calon,” jelasnya. Namun, proses penetapan internal masih berlangsung. “Itu batas akhirnya tanggal 10 November, saya sampai hari ini juga belum ketemu siapa ini yang mau kita kirim.”
Fadliansyah menegaskan bahwa mekanisme pengajuan tidak bersifat tertutup dan membuka peluang bagi masyarakat untuk turut serta dalam proses nominasi. “Itu sebetulnya pengiriman boleh dicalonkan oleh teman-teman, siapa saja boleh mencalonkan,” pungkasnya.
Kesempatan ini memberi ruang bagi para budayawan Kutai Timur untuk mendapat panggung lebih luas. Pemerintah daerah berharap partisipasi aktif semua pihak dapat mendorong Kutai Timur menembus tingkat nasional, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pelestarian budaya di Kalimantan Timur. (ADV)


