Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Disperindag Kutim Fokus pada Pendampingan Dekranasda untuk Dongkrak Ekonomi dan Identitas Daerah

Redaksi by Redaksi
21 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Disperindag Kutim Fokus pada Pendampingan Dekranasda untuk Dongkrak Ekonomi dan Identitas Daerah
289
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 1

SANGATTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur menyatakan komitmen kuatnya dalam mendukung pengembangan produk unggulan daerah yang berbasis pada kearifan lokal. Fokus utama saat ini diarahkan pada pendampingan intensif terhadap Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sebagai wadah penggerak ekonomi kreatif. Hal ini disampaikan secara jelas oleh Kepala Disperindag Kutai Timur, Nora Ramadani, dalam sebuah wawancara di Sangatta.

“Untuk yang program andalan, kami lebih kepada pendampingan di Dekranasda, (Dewan Kerajinan Nasional Daerah), seperti batik, pembatik,” ujar Nora.

Pernyataan ini menegaskan prioritas pemerintah daerah dalam memberdayakan sektor-sektor kerajinan yang telah memiliki akar budaya dan potensi pasar yang jelas, dengan batik sebagai salah satu fokus utama. Namun, perhatian tidak berhenti di sana. Nora menambahkan bahwa selain sektor batik, masih terdapat beragam sektor kerajinan tangan kreatif lainnya yang juga mendapatkan perhatian dan pembinaan dari Disperindag.

“Kemudian ada beberapa lagi sektor yang lain, misalkan kayak pematung dan segala macam,” tambahnya.

Meski memiliki program andalan, Nora dengan tegas menekankan bahwa kebijakan Disperindag Kutim tidak bersifat eksklusif atau tertutup hanya pada sektor-sektor tertentu saja. Pemerintah Daerah membuka ruang seluas-luasnya dan memberikan apresiasi bagi seluruh pelaku usaha kreatif yang mampu menciptakan produk yang berkontribusi dalam mempromosikan nama dan identitas daerah.

“Tapi tetap semuanya, kita tidak mengkotak-kotakkan, ini yang perlu ditonjolkan. Tapi semua yang bisa membawa nama daerah, misalkan ada ciri khas daerah. kita salut,” pungkasnya.

Pernyataan penutupnya ini menggarisbawahi prinsip inklusivitas dalam pembinaan. Kriteria utama yang ditekankan adalah kemampuan produk untuk “membawa nama daerah” dan memiliki “ciri khas daerah”. Strategi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur ini jelas mengedepankan penguatan ekonomi kreatif yang bertumpu pada kekayaan dan identitas lokal. Dukungan yang berkelanjutan terhadap Dekranasda dan berbagai sektor kerajinan lainnya diharapkan tidak hanya menciptakan produk-produk unggulan yang meningkatkan perekonomian daerah, tetapi juga sekaligus memperkuat branding dan identitas budaya Kutai Timur di kancah regional maupun nasional. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Sertifikat Tanah untuk Martadinata, Pesan Serius dari Perbatasan Kutim

Sertifikat Tanah untuk Martadinata, Pesan Serius dari Perbatasan Kutim

Tanah Warga Dusun Sidrap Kini Berstatus Jelas

Tanah Warga Dusun Sidrap Kini Berstatus Jelas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved