Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Dinsos Kutim Tekankan Pentingnya Akurasi Data Desa untuk Hindari Salah Sasaran Bansos

Redaksi by Redaksi
17 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Dinsos Kutim Tekankan Pentingnya Akurasi Data Desa untuk Hindari Salah Sasaran Bansos
281
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA — Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur kembali menegaskan pentingnya akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) sebagai fondasi utama pelayanan kesejahteraan masyarakat. Dalam keterangannya, Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, menyebut bahwa perangkat desa memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam memastikan data yang diteruskan ke tingkat kabupaten benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat.

“Harapan saya semua itu amanah dari mulai perangkat desa dalam memberi data sehingga tidak salah sasaran,” ujar Ernata.

Menurutnya, Dinsos di tingkat kabupaten tidak dapat melakukan verifikasi kondisi setiap warga satu per satu, mengingat luasnya wilayah dan banyaknya penerima manfaat. Karena itu, perangkat desa memiliki posisi strategis dalam proses pendataan, mulai dari mengenali warga yang masuk kategori miskin hingga memvalidasi perubahan status sosial keluarga tertentu.

“Kalau kaya kami–kami di sini kan ndak ngerti, itu masyarakat miskin atau tidak taunya kalau sudah dari bawah,” jelasnya.

Ernata menegaskan bahwa proses verifikasi data tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral dari pemerintah desa. Ia menilai, apabila data awal tidak akurat, maka kesalahan sasaran tidak dapat dihindari, sekaligus menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.

Lebih jauh, Dinsos Kutim mendorong desa lebih aktif melakukan musyawarah desa (musdes) secara berkala untuk memperbarui data kemiskinan, termasuk menghapus atau menambahkan penerima bantuan berdasarkan kondisi terbaru. Dengan sistem ini, diharapkan penerima bansos benar-benar berasal dari warga yang membutuhkan, bukan berdasarkan asumsi atau rekomendasi yang tidak tepat.

Ernata berharap kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah desa dan kabupaten dapat menciptakan mekanisme pendataan yang lebih akurat, transparan, dan bertanggung jawab. Menurutnya, perbaikan data bukan hanya urusan teknis, tetapi menjadi pondasi untuk keberhasilan seluruh program perlindungan sosial di Kutai Timur. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Validasi Bansos di Kutim Kini Wajib Lewat Musdes, Dinsos Tekankan Peran Aparat Desa

Validasi Bansos di Kutim Kini Wajib Lewat Musdes, Dinsos Tekankan Peran Aparat Desa

Beasiswa Berkelanjutan Jadi Investasi Masa Depan Kutai Timur

Beasiswa Berkelanjutan Jadi Investasi Masa Depan Kutai Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved