Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Bupati Ardiansyah Soroti Tantangan Infrastruktur Dasar dan Akses Pelayanan di Wilayah Terpencil

Redaksi by Redaksi
11 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
Bupati Ardiansyah Soroti Tantangan Infrastruktur Dasar dan Akses Pelayanan di Wilayah Terpencil
271
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA — Meski mencatat berbagai capaian pembangunan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menilai masih banyak tantangan mendasar yang perlu segera ditangani, terutama di wilayah-wilayah terpencil yang hingga kini menghadapi keterbatasan layanan publik. Hal tersebut disampaikan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam pidatonya pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-26 Kabupaten Kutai Timur.

Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa akses pelayanan kesehatan rujukan masih menjadi kesenjangan utama. Sejumlah kecamatan terpencil diketahui belum memiliki jalur layanan rujukan yang memadai sehingga masyarakat harus menempuh perjalanan panjang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

“Terbatasnya aksesibilitas pelayanan kesehatan rujukan, khususnya bagi masyarakat di beberapa kecamatan terpencil,” ujarnya.

Selain kesehatan, infrastruktur telekomunikasi juga menjadi perhatian serius. Lemahnya jaringan seluler membuat sebagian wilayah Kutai Timur masih terisolasi secara digital. Minimnya menara telekomunikasi (BTS) dianggap menghambat pemerataan informasi dan layanan berbasis digital.

“Terbatasnya prasarana pendukung telekomunikasi berupa menara BTS untuk daerah terpencil dan terisolir,” tambahnya.

Bupati turut menyinggung kebutuhan infrastruktur dasar lain seperti air bersih dan jaringan listrik. Menurut dia, sejumlah wilayah masih menghadapi keterbatasan pasokan air layak konsumsi serta cakupan elektrifikasi yang belum merata.

“Kebutuhan infrastruktur dasar, akses air bersih, dan cakupan elektrifikasi di sebagian wilayah Kabupaten Kutai Timur masih terus ditingkatkan,” jelasnya.

Ardiansyah berharap pemerataan pembangunan dapat dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor serta dukungan pemerintah provinsi dan pusat. Dengan penguatan infrastruktur dasar dan keterhubungan wilayah, masyarakat di pelosok diharapkan dapat merasakan dampak pembangunan secara setara. (ADV)

 

Redaksi

Redaksi

Next Post
Legislator Kutim Usulkan Terobosan untuk Kesejahteraan Rakyat

Legislator Kutim Usulkan Terobosan untuk Kesejahteraan Rakyat

Bupati Lantik 400 PPPK, Pasokan Energi Kutim Layani Publik Lebih Baik

Pembangunan Jalan Inpres Sandaran Masuk Tahap Awal, Bupati Ardiansyah Pastikan Dilanjut Tahun Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved