Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result

BPS Kutim Dorong Pemahaman Data, Layanan Statistik Diperkuat untuk Publik

Ketersediaan data yang akurat menjadi salah satu fondasi dalam menyusun kebijakan pembangunan. Melalui forum diskusi bersama pemangku kepentingan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Timur memperkuat kualitas pelayanan sekaligus mendorong masyarakat lebih memahami penggunaan data statistik.

Redaksi by Redaksi
6 Agustus 2026
Reading Time: 2 mins read
0
BPS Kutim Dorong Pemahaman Data, Layanan Statistik Diperkuat untuk Publik
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA — Di tengah kebutuhan informasi yang semakin besar, data tidak lagi sekadar angka dalam laporan pemerintahan. Data kini menjadi dasar dalam membaca kondisi daerah, menyusun kebijakan, hingga menentukan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Menyadari pentingnya pemahaman tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) terkait Standar Pelayanan Publik dan literasi statistik indikator makro daerah di Ruang Damar, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai unsur pengguna data, mulai dari perangkat daerah, akademisi, hingga insan media. Forum ini menjadi ruang bagi BPS untuk memperoleh masukan sekaligus menjelaskan bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan data statistik secara lebih optimal.

Kepala BPS Kutim Widiyantono mengatakan, peningkatan literasi statistik menjadi bagian penting dalam memastikan data yang tersedia dapat dipahami dan digunakan sesuai kebutuhan.

“Tujuan kegiatan ini adalah menghimpun masukan dari para stakeholder sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap indikator makro yang dihasilkan BPS, karena masih ada data yang belum sepenuhnya dipahami masyarakat,” ujarnya.

Menurut Widiyantono, tantangan saat ini bukan hanya menyediakan data, tetapi juga memastikan pengguna mampu membaca dan menginterpretasikan informasi tersebut dengan benar.

BPS Kutim sendiri telah menyediakan berbagai saluran akses data publik. Selain melalui website resmi dengan fitur tabel dinamis, masyarakat juga dapat memperoleh informasi melalui publikasi statistik yang tersedia untuk diunduh secara mandiri.

Keterbukaan akses tersebut menjadi bagian dari komitmen BPS dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis data. Informasi statistik dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, peneliti, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha.

Untuk membantu masyarakat memahami data, BPS menyediakan layanan Pelayanan Statistik Terpadu (PST). Melalui layanan tersebut, pengguna dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan data maupun cara membaca indikator statistik.

Widiyantono menambahkan, masukan dari kegiatan FGD akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.

“Hasil diskusi ini akan menjadi bahan bagi kami untuk memperbaiki layanan dan menghadirkan inovasi agar informasi statistik semakin mudah dijangkau masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, BPS juga memperkenalkan pengembangan platform digital yang dirancang untuk memudahkan pengguna membandingkan data antarwilayah di Kalimantan Timur.

Melalui sistem tersebut, penyajian data tidak hanya berbentuk tabel, tetapi juga dilengkapi grafik dan penjelasan sederhana agar lebih mudah dipahami. Masyarakat juga dapat memperoleh layanan konsultasi statistik melalui berbagai kanal, baik tatap muka di kantor PST, WhatsApp, maupun pertemuan daring.

Data yang disajikan mencakup sejumlah indikator strategis daerah, mulai dari ekonomi, kependudukan dan ketenagakerjaan, sosial, pembangunan manusia, hingga gender. Lebih dari 20 indikator utama menjadi bagian dari informasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung analisis pembangunan.

Bagi pemerintah daerah, akademisi, dan media, keberadaan data yang mudah diakses menjadi modal penting dalam melihat persoalan secara lebih objektif. Sementara bagi masyarakat, literasi statistik membantu mengubah angka menjadi informasi yang memiliki makna.

Melalui penguatan pelayanan dan edukasi data, BPS Kutim berharap pemanfaatan statistik tidak berhenti pada kebutuhan administrasi, tetapi benar-benar menjadi instrumen dalam mengambil keputusan yang lebih tepat bagi pembangunan daerah. (ADV/ProkopimKutim/BK)

 

Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Erau Menutup Panggung, Marukangan Tak Menutup Adat

Erau Menutup Panggung, Marukangan Tak Menutup Adat

Perda RPIK Landasan Kutim Pacu Hilirisasi dan Perluas Investasi Industri

Perda RPIK Landasan Kutim Pacu Hilirisasi dan Perluas Investasi Industri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved