Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kutai Timur

Apresiasi Wajib Pajak Kutim, Walet Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Lokal Berkelanjutan

Melalui Gebyar dan Reward Pajak 2025, Pemkab Kutim dorong budaya taat pajak sekaligus soroti potensi PAD dari sarang burung walet.

Redaksi by Redaksi
12 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
Apresiasi Wajib Pajak Kutim, Walet Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Lokal Berkelanjutan
336
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak melalui berbagai inovasi dan apresiasi. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Gebyar dan Reward Pajak Kutim 2025 yang digelar di Ruang Akasia GSG Bukit Pelangi.

[Mengusung slogan “Yok Etam Taat Pajak, untuk Kutim Semakin Maju”, acara ini menjadi panggung penghargaan bagi para wajib pajak yang patuh melaporkan dan membayar pajak daerah tepat waktu. Hadir Bupati H. Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati H. Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, perwakilan Bankaltimtara, serta unsur Forkopimda.

Kepala Bapenda Kutim, Syafur, melaporkan bahwa 100 wajib pajak terpilih menerima penghargaan atas kepatuhan mereka. “Selain itu, 75 hadiah Gebyar juga diundi secara digital melalui aplikasi undian Bapenda Kutim sebagai bentuk apresiasi tambahan bagi masyarakat yang telah berpartisipasi aktif,” jelasnya.

Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa kepatuhan pajak adalah indikator kemajuan pembangunan daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada wajib pajak yang telah berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus mendorong Bapenda untuk terus berinovasi menggali potensi pajak hingga pelosok.

“Salah satu upaya untuk meningkatkan penerimaan PAD Kutim adalah melalui penggalian potensi pendapatan, dan salah satunya dengan memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang telah taat membayar pajak daerah,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati menyoroti komoditas sarang burung walet sebagai sektor potensial. “Kita punya potensi besar dari sarang burung walet yang banyak terdapat di Kutim. Jika dikelola dengan baik, serta didukung kesadaran wajib pajak yang tinggi, ini bisa menjadi salah satu sumber PAD yang sangat menjanjikan,” tegasnya.

Pemkab Kutim berkomitmen mendorong tata kelola pajak yang transparan dan sistematis agar manfaatnya dirasakan merata. Melalui Gebyar dan Reward Pajak Kutim 2025, pemerintah menegaskan komitmen memperkuat budaya taat pajak sekaligus menggali potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan visi “Kutim Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing”, di mana kemandirian fiskal menjadi fondasi utama pembangunan inklusif. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Dengan Tiga Strategi Utama, Kutim Optimis Lampaui Target Nasional KTP-el 2025

Dengan Tiga Strategi Utama, Kutim Optimis Lampaui Target Nasional KTP-el 2025

Petinju Junior Kutim Angkat Sarung, Siap Guncang Piala Gubernur Kaltim 2025

Petinju Junior Kutim Angkat Sarung, Siap Guncang Piala Gubernur Kaltim 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved