Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

AKSIS Desain Revolusioner untuk Masa Depan Keluarga Sehat di Kutim

DPPKB Kutai Timur (Kutim) meluncurkan dua program unggulan di 2026: AKSIS (Akademik, Kolaborasi, Penanganan Kemiskinan dan Stunting) dan Sekolah Lansia. Inovasi ini didukung penuh oleh mandat anggaran pendidikan terbaru, menandai era baru penanganan stunting dan pemberdayaan lansia dengan pendekatan kolaboratif dan tepat sasaran.

Redaksi by Redaksi
6 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
AKSIS Desain Revolusioner untuk Masa Depan Keluarga Sehat di Kutim
254
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 1

SANGATTA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat inovasi demi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pada tahun 2026 mendatang, instansi ini mengumumkan peluncuran dua program baru yang digagas langsung oleh internal DPPKB.

Kepala DPPKB Kutim Achmad Junaidi menjelaskan, program AKSIS merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai Perangkat Daerah (PD) dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting. Program ini dirancang untuk memastikan integrasi program melalui pelatihan berbasis kelas yang pesertanya mendapat pendampingan langsung dari Lembaga Administrasi Negara (LAN).

“Satu angkatan terdiri dari 30 peserta dari OPD terkait. Melalui AKSIS, kita akan duduk bersama membedah data dan program masing-masing agar lebih terintegrasi menuju satu tujuan, yaitu percepatan penurunan stunting,” terangnya.

Selain AKSIS, DPPKB Kutim juga mempersiapkan Sekolah Lansia sebagai tindak lanjut dari program nasional Sidaya (Lansia Berdaya). Program ini akan dijalankan bertahap selama satu tahun, diisi dengan pemeriksaan kesehatan, senam lansia, pelatihan keterampilan, dan edukasi orang dewasa, serta ditutup dengan prosesi wisuda.

Junaidi menyebutkan bahwa program Sekolah Lansia akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kutim, memanfaatkan satuan pendidikan nonformal seperti SKB dan PKBM. Untuk tahap awal, program difokuskan di Kecamatan Sangatta Utara, sebelum dikembangkan ke wilayah lainnya.

Inovasi lain, menurutnya, adalah perluasan Sekolah Siaga Kependudukan ke seluruh 18 kecamatan di Kutim. Mulai tahun 2026, DPPKB mendapat mandat anggaran pendidikan, sebuah terobosan bersejarah sejak berdirinya instansi tersebut.

Seluruh program ini disebutkan Junaidi menjadi bagian penting dalam mendukung program unggulan Bupati Kutim, terutama yang berkaitan dengan Jemput Bola Pendidikan Nonformal, Percepatan Penurunan Stunting, dan Penanganan Kemiskinan.

Lebih lanjut, DPPKB Kutim juga mengandalkan data komprehensif dari BINA Bangga Kencana BKKBN dan data keluarga berisiko stunting dari aplikasi Siga Elsimil (Siga Mobile yang mencakup fitur siap nikah dan hamil) sebagai dasar merancang intervensi.

“Dari data itu kita bisa tahu siapa yang membutuhkan rumah layak huni, toilet, air bersih, atau termasuk dalam kelompok rentan. Bahkan terlihat siapa yang masih menggunakan alat kontrasepsi tradisional, sehingga program KB kita bisa lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menegaskan, mulai tahun depan seluruh pelatihan kader tidak akan lagi berpusat di hotel, melainkan langsung diterjunkan per kecamatan atau minimal per zona terdekat. Ini bertujuan agar para kader dapat melihat langsung keadaan di lapangan dan melibatkan stakeholder terkait untuk memastikan manfaatnya terasa nyata.

“Kami ingin semua layanan dan pelatihan tepat sasaran. Pendekatannya harus langsung ke masyarakat, agar hasilnya nyata,” pungkasnya. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Menjaga Data Seperti Menjaga Diri: Kutim Edukasi ASN Soal Kebersihan Siber

Menjaga Data Seperti Menjaga Diri: Kutim Edukasi ASN Soal Kebersihan Siber

Kutim Raih WTP, DPRD Tekankan Reformasi Anggaran Belum Tuntas

Kutim Raih WTP, DPRD Tekankan Reformasi Anggaran Belum Tuntas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved