Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Bupati Kutim Akui Keterbatasan Anggaran, Janji Bangun Lapas Mulai 2026

Redaksi by Redaksi
12 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Bupati Kutim Akui Keterbatasan Anggaran, Janji Bangun Lapas Mulai 2026
293
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 2

Kutai Timur — Peresmian gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Timur (Kutim) menjadi tonggak penting bagi penguatan pelayanan hukum di daerah. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Polres Kutim, serta unsur Forkopimda lainnya. Meski merayakan capaian infrastruktur baru, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan permohonan maaf karena satu kebutuhan vital belum dapat diwujudkan: pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kutim.

“Nah, ada hal yang mungkin kami banyak-banyak selalu meminta maaf, karena sampai sekarang kami belum mampu untuk membangun Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ardiansyah menegaskan bahwa kebutuhan Lapas sebenarnya sudah sangat mendesak. Pihak kejaksaan dan kepolisian, kata dia, telah berulang kali menyampaikan permohonan resmi agar Kutim memiliki fasilitas pemasyarakatan sendiri. Namun, hingga kini, kapasitas fiskal daerah belum memungkinkan pembangunan tersebut.

“Karena terus terang, baik pihak kejaksaan, pihak kepolisian, ini memang sudah betul-betul bermohon. Dan terpaksa beberapa tahun terakhir ini kita mengirimkan mereka ke Lapas Bontang, yang memang penghuninya itu sudah 3 sampai 4 kali lipat dari kemampuan Lapas Bontang,” jelasnya.

Pengiriman tahanan ke Bontang menimbulkan persoalan baru: kelebihan kapasitas yang sudah melampaui batas. Kondisi tersebut bukan hanya menekan ruang gerak pembinaan, namun juga menghambat proses pemidanaan yang ideal. Ardiansyah menyebut bahwa keterbatasan anggaran dan prioritas infrastruktur dasar lain menjadi alasan pembangunan Lapas belum bisa dimulai.

Meski demikian, ia memastikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan agenda untuk merealisasikan proyek tersebut. Ardiansyah optimistis pembangunan Lapas Kutim dapat dimulai pada tahun 2026, seiring peningkatan kemampuan fiskal serta penyelesaian sejumlah proyek prioritas lainnya.

Dengan hadirnya gedung Kejari baru dan rencana pembangunan Lapas di masa mendatang, Pemkab Kutim berharap tata kelola hukum dapat berjalan lebih efektif, mandiri, dan tidak lagi bergantung pada fasilitas di daerah lain. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Adminduk Kilat Kutim, Perubahan Data Warga Tuntas Sejam Lewat Layanan Siap Kawal

Adminduk Kilat Kutim, Perubahan Data Warga Tuntas Sejam Lewat Layanan Siap Kawal

Transparansi Layanan Publik, Disdukcapil Kutim Hadirkan Tiga Kanal Resmi Aduan Warga

Transparansi Layanan Publik, Disdukcapil Kutim Hadirkan Tiga Kanal Resmi Aduan Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved