SANGATTA – Ribuan warga Kutai Timur (Kutim) tumpah ruah di kawasan Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutim untuk mengikuti ajang Sunday Morning Run (SunMoRun) 2025 yang digagas Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora). Dengan lebih dari 1.800 peserta, kegiatan ini menjadi bukti kuat bahwa kesadaran hidup sehat dan semangat kebersamaan kini telah menjadi denyut baru kehidupan masyarakat Kutim.
Di barisan paling depan, Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman turut berlari bersama warga dan Kepala Dispora Basuki Isnawan, memberikan pesan inspiratif bahwa olahraga harus dilihat bukan sebagai tren sesaat, melainkan sebagai kebutuhan pokok manusia modern.
“Olahraga bukan hanya soal kebugaran fisik, tapi juga cara membangun silaturahmi dan kebersamaan. Kesehatan itu mahal, dan olahraga adalah investasi terbaik untuk menjaganya,” ujar Ardiansyah.
Ia menegaskan, banyak orang baru menyadari nilai penting olahraga ketika sudah jatuh sakit. Padahal, kebiasaan sederhana seperti berlari di pagi hari dapat memberikan manfaat luar biasa — mulai dari menjaga berat badan ideal, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, hingga memperbaiki suasana hati dan meningkatkan produktivitas.
“Olahraga membantu kita hidup lebih sehat, lebih lama, dan lebih bahagia. Karena itu, jangan jadikan olahraga sekadar rutinitas musiman, tapi biasakan menjadi kebutuhan hidup,” pesannya penuh semangat.
Sementara itu, Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang tinggi. Ia menilai SunMoRun tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga gerakan sosial yang mempererat hubungan antarwarga.
“SunMoRun adalah bukti nyata meningkatnya kesadaran masyarakat Kutim terhadap pentingnya pola hidup sehat. Terima kasih kepada panitia, relawan, dan sponsor yang sudah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ucapnya.
Basuki juga mengumumkan dua agenda olahraga berikutnya yang telah masuk kalender Dispora Kutim — Festival Kudungga Run 2025 pada 13 September dan Sangatta Run 2025 yang akan digelar pada November mendatang. Keduanya diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang menumbuhkan budaya olahraga di seluruh lapisan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan inspirasi dari para pemimpin daerah, SunMoRun 2025 bukan sekadar ajang lari pagi. Ia adalah cerminan tekad kolektif bahwa Kutim ingin tumbuh sebagai daerah yang sehat, kuat, dan bahagia satu langkah kecil dari setiap kaki yang berlari menuju masa depan yang lebih bugar dan berdaya. (ADV/ProkopimKutim/BK)


