Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Kutai Timur Siap Bertransformasi: Peluncuran RPJMD 2025–2029

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memaparkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang menekankan visi Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing sebagai panduan pembangunan lima tahun ke depan.

Redaksi by Redaksi
3 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Kutai Timur Siap Bertransformasi: Peluncuran RPJMD 2025–2029
231
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 2

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) secara resmi memaparkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Dokumen strategis ini disampaikan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kutim, Sangatta.

Mewakili Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman, Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, Sudirman Latif, membacakan nota penjelasan pemerintah. Ia menegaskan bahwa RPJMD disusun sebagai panduan arah pembangunan daerah berbasis pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, top-down, dan bottom-up, dengan satu tujuan utama: mewujudkan Kutim yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.

“Visi ini merupakan cita-cita kolektif yang digali dari nilai-nilai yang hidup dan menjadi pedoman masyarakat Kutai Timur secara keseluruhan,” ujar Sudirman di hadapan para legislator.

Menurutnya, visi ini bukan sekadar slogan, melainkan fondasi konseptual bagi seluruh strategi pembangunan lima tahun ke depan. Ia memaparkan tiga makna utama yang terkandung dalam visi tersebut: tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

Sudirman menjelaskan bahwa kata tangguh mencerminkan kemampuan Kutim dalam menghadapi berbagai tantangan—baik bencana alam, gejolak sosial, maupun dinamika ekonomi global.

“Daerah yang tangguh tidak hanya mampu bertahan dalam kondisi sulit, tetapi juga dapat pulih dan melanjutkan pembangunan dengan ketahanan sosial, ekonomi, dan politik yang lebih kuat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa ketangguhan juga mencakup penguatan infrastruktur dasar, kesiapsiagaan bencana, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan iklim dan digitalisasi ekonomi.

Lebih lanjut, Sudirman menjelaskan bahwa mandiri berarti kemampuan Kutim untuk mengelola potensi lokal secara berkelanjutan, tanpa ketergantungan berlebihan terhadap intervensi luar.

“Kutai Timur diharapkan mampu mengelola potensi sumber daya secara optimal, tanpa ketergantungan berlebihan pada intervensi dari luar,” katanya.

Dalam konteks ini, Pemkab Kutim berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM dan koperasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai penggerak utama pembangunan.

Sementara itu, makna berdaya saing merefleksikan semangat Kutim untuk berkompetisi secara positif di tingkat regional, nasional, bahkan global.

“Dengan memanfaatkan potensi pariwisata, pengembangan branding daerah, serta adopsi teknologi dan inovasi, Kutai Timur diharapkan menjadi magnet baru pembangunan Kalimantan Timur dan Indonesia secara luas,” tutur Sudirman.

Ia juga menegaskan bahwa daya saing Kutim tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang transparan, dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menegaskan bahwa RPJMD 2025–2029 akan menekankan pembangunan berkelanjutan, inklusif, dan berbasis data. Pemerintah juga berkomitmen memperkuat sistem monitoring dan evaluasi serta memperluas pelibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.

Ranperda RPJMD ini akan segera dibahas secara mendalam antara DPRD dan Pemkab Kutim, sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah. Tahap penyempurnaan juga akan melibatkan masukan publik, akademisi, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, sebagai wujud transparansi dan partisipasi dalam proses perencanaan daerah.

Dengan visi besar Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing, Pemkab Kutim optimistis dokumen RPJMD 2025–2029 akan menjadi peta jalan transformasi pembangunan daerah, memperkuat identitas Kutai Timur, dan menjawab tantangan masa depan dengan langkah yang lebih terarah dan berkelanjutan. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih, Ardiansyah: Mandiri Desanya Mandiri Bangsanya

Luncurkan Koperasi Desa Merah Putih, Ardiansyah: Mandiri Desanya Mandiri Bangsanya

PEKA: Dari Ibu Rumah Tangga Menjadi Penggerak Perubahan

PEKA: Dari Ibu Rumah Tangga Menjadi Penggerak Perubahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved