Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Budaya dan Gaya Hidup

Verifikasi Nasional Dimulai, Sangkulirang–Mangkalihat Selangkah Lagi Menuju Geopark Nasional

Redaksi by Redaksi
4 Juli 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Verifikasi Nasional Dimulai, Sangkulirang–Mangkalihat Selangkah Lagi Menuju Geopark Nasional
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Harapan menjadikan Geopark Sangkulirang–Mangkalihat sebagai Geopark Nasional kini memasuki fase paling menentukan. Mulai 7 hingga 10 Juli 2026, tim verifikator Geopark Nasional akan turun langsung menilai kesiapan kawasan karst yang membentang di Kabupaten Kutai Timur dan Berau tersebut.

Verifikasi lapangan menjadi tahapan penting sebelum pemerintah menetapkan status Geopark Nasional. Penilaian tidak hanya menyangkut kekayaan alam yang dimiliki, tetapi juga bagaimana kawasan tersebut dikelola dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur, Mahriadi, mengatakan tim verifikator dijadwalkan tiba di Samarinda pada 6 Juli, sebelum memulai agenda penilaian di Kutai Timur sehari berikutnya.

“Tim verifikasi Geopark tiba di Samarinda pada 6 Juli, kemudian pada 7 Juli melaksanakan verifikasi lapangan di Kutai Timur,” ujarnya.

Rangkaian kunjungan diawali di situs cagar budaya yang berada di belakang Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur. Selanjutnya tim bergerak menuju Kecamatan Bengalon untuk melihat langsung kawasan Goa Tewet, dilanjutkan ke Selangkau, Tangga Bidadari, hingga SD Negeri 002 Kaliorang yang telah berstatus Sekolah Adiwiyata.

Mahriadi menjelaskan seluruh lokasi tersebut dipilih karena merepresentasikan kekuatan Geopark Sangkulirang–Mangkalihat, mulai dari warisan geologi, budaya, pendidikan, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Menurutnya, keberhasilan sebuah geopark tidak hanya diukur dari keindahan bentang alamnya, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat menjadi bagian dari upaya pelestarian kawasan.

“Yang dinilai bukan hanya kawasan karst yang kita miliki, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami konsep geopark, bagaimana produk lokal berkembang, serta bagaimana keberadaan kawasan ini memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, tim verifikator akan mengevaluasi berbagai aspek lain, seperti konservasi lingkungan, pengembangan usaha berbasis masyarakat, edukasi, hingga dampak ekonomi yang dihasilkan melalui pengelolaan kawasan geopark.

Geopark Sangkulirang–Mangkalihat merupakan bentang alam karst seluas kurang lebih 1,8 juta hektare yang membentang dari Kutai Timur hingga Berau. Kawasan ini dikenal memiliki nilai geologi yang tinggi, keanekaragaman hayati yang kaya, serta situs-situs gua prasejarah yang menyimpan lukisan cap tangan dan gambar satwa purba yang menjadi bukti penting perjalanan peradaban manusia.

Mahriadi berharap proses verifikasi berjalan lancar sehingga Geopark Sangkulirang–Mangkalihat dapat memenuhi seluruh indikator yang dipersyaratkan untuk memperoleh status Geopark Nasional.

Status tersebut diharapkan menjadi penguat upaya konservasi sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan, investasi sektor wisata, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan geopark.

Post Views: 20
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Belian Semega Jadi Roh Wisata Desa Sekerat, Generasi Muda Disiapkan Jadi Penjaga Warisan Leluhur

Belian Semega Jadi Roh Wisata Desa Sekerat, Generasi Muda Disiapkan Jadi Penjaga Warisan Leluhur

Verifikator Geopark Tinjau Tangga Bidadari Selangkau, Prof Mega Fatimah Soroti Kemandirian Masyarakat Menjaga Lingkungan

Verifikator Geopark Tinjau Tangga Bidadari Selangkau, Prof Mega Fatimah Soroti Kemandirian Masyarakat Menjaga Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved