Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Telen Gandeng Perusahaan, Akses Jalan Antardesa Mulai Terbuka

Redaksi by Redaksi
22 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
Telen Gandeng Perusahaan, Akses Jalan Antardesa Mulai Terbuka
452
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 1

TELEN – Di kecamatan yang dikepung hutan dan jalan tanah panjang berdebu, Pemerintah Kecamatan Telen memilih tak menunggu kucuran anggaran. Di bawah komando Camat Petrus Ivung, tiga program jalan digulirkan dengan menggandeng perusahaan swasta melalui skema tanggung jawab sosial (CSR).

Langkah awal dimulai dari hal yang dianggap sepele, tapi strategis: membersihkan bahu kiri–kanan sepanjang 22 kilometer jalan poros Telen menuju ruas Trans Kalimantan. Semak dan pepohonan yang menutup pandang dibabat habis.

“Pembersihan ini membuat arus kendaraan jauh lebih lancar dan aman. Selain itu, kalau nanti ada pemasangan jaringan listrik, lahannya sudah siap,” ujar Petrus. Terbukanya kanopi jalan juga mempercepat badan jalan kering saat hujan turun.

Poros Telen disebutnya sebagai jalur hidup warga yang menghubungkan sekolah, puskesmas, hingga pasar. Karena itu, pembenahan akses dasar menjadi prasyarat sebelum bicara program pembangunan lain.

Program kedua menyasar pembukaan badan jalan menuju Kernyanyan, memanfaatkan jalur lama yang pernah dirintis. Pekerjaan yang ditargetkan rampung dalam sebulan ini sepenuhnya dibiayai CSR perusahaan yang beroperasi di Telen, hasil lobi dan pembahasan panjang pihak kecamatan.

Lebih ambisius, program ketiga adalah pembukaan jalan sepanjang 16 kilometer yang menghubungkan Desa Long Melah dan Long Bentuk. Jalan ini digadang sebagai urat nadi baru ekonomi dan sosial dua desa, namun sementara tersendat karena belum terbangun kesepahaman resmi antarpemerintah desa.

Petrus mengakui, keterbatasan APBD menjadi hambatan utama. Karena itu ia merapat ke perusahaan-perusahaan sekitar, mengajak mereka ikut membiayai pembukaan akses.

“Syukurlah banyak yang merespons positif,” katanya. Pola kemitraan ini diharapkannya menjadi model bagi pembangunan infrastruktur di pedalaman Kutai Timur, sejalan dengan slogan “Telen Membangun dan Berdampak”.(ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Beasiswa Tanpa Batas Kuota, Cara Kutim Menyiapkan Generasi Baru

Beasiswa Tanpa Batas Kuota, Cara Kutim Menyiapkan Generasi Baru

Literasi Al-Quran Ditingkatkan, Disdik Kutim Rekrut 160 Guru untuk 39 Sekolah Negeri

Literasi Al-Quran Ditingkatkan, Disdik Kutim Rekrut 160 Guru untuk 39 Sekolah Negeri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved