Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Tak Hendak Jadi Penonton di Tanah Sendiri, 382 Mahasiswa Baru UT Bersiap Diri

Kekayaan sumber daya alam tidak otomatis membuat sebuah daerah menjadi kuat. Manusia yang mampu mengelolanya justru menjadi penentu. Pesan itulah yang mengiringi langkah 382 mahasiswa baru Universitas Terbuka di Kutai Timur memasuki dunia perkuliahan, sekaligus mempersiapkan diri menjadi bagian dari sumber daya manusia yang kelak ikut menentukan arah pembangunan daerah.

Redaksi by Redaksi
8 Agustus 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Tak Hendak Jadi Penonton di Tanah Sendiri, 382 Mahasiswa Baru UT Bersiap Diri
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Sebanyak 382 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) di Kutai Timur (Kutim) memulai perjalanan baru dalam pendidikan tinggi. Mereka mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Sabtu (8/8/2026) pagi.

Bagi para mahasiswa, orientasi menjadi pintu masuk untuk mengenal sistem perkuliahan yang berbeda dari pembelajaran konvensional. Sementara bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), bertambahnya masyarakat yang mengakses pendidikan tinggi menjadi bagian penting dalam investasi sumber daya manusia (SDM) daerah.

Sistem pendidikan jarak jauh yang ditawarkan UT memberikan pilihan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun jarak. Kesempatan kuliah tetap terbuka bagi pekerja, aparatur pemerintahan, tenaga pendidik maupun masyarakat umum tanpa harus meninggalkan pekerjaan dan tempat tinggal.

Direktur UT Kalimantan Timur yang diwakili Rahmatiyah mengapresiasi dukungan Pemkab Kutim terhadap keberlangsungan dan pengembangan layanan pendidikan UT di daerah.

Menurutnya, keberadaan Layanan Pendukung Keterampilan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) menjadi penting agar fleksibilitas pendidikan tetap dibarengi dengan dukungan terhadap proses belajar mahasiswa.

“Dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terhadap operasional dan pengembangan akses pendidikan UT selama ini sangat konsisten. Bergabungnya 382 mahasiswa baru pada semester ini juga memperlihatkan bahwa kesadaran masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi semakin tumbuh,” kata Rahmatiyah.

Kemitraan antara UT dan pemerintah daerah dinilai membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kualifikasi akademik. Model perkuliahan jarak jauh membuat pekerjaan dan pendidikan tidak selalu harus ditempatkan sebagai dua pilihan yang saling meniadakan.

Namun, fleksibilitas tersebut memiliki tantangannya sendiri. Mahasiswa dituntut mampu mengatur waktu, membangun kebiasaan belajar mandiri dan memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses perkuliahan.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengingatkan para mahasiswa bahwa peningkatan kualitas manusia menjadi kebutuhan yang semakin penting bagi masa depan daerah.

Kutim memang memiliki sumber daya alam yang besar. Pertambangan, perkebunan, pertanian hingga kekayaan pesisir menjadi modal ekonomi yang selama ini menopang daerah. Namun, menurut Mahyunadi, kekayaan tersebut tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila masyarakat lokal tidak mempunyai kapasitas untuk mengambil peran.

“Kutai Timur dianugerahi sumber daya alam yang melimpah. Tetapi tanpa SDM yang unggul, jangan sampai kita justru hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Keputusan saudara-saudara melanjutkan pendidikan tinggi merupakan langkah yang sejalan dengan cita-cita membangun Kutim yang tangguh, mandiri dan berdaya saing,” ujar Mahyunadi.

Pesan “jangan menjadi penonton” tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi mahasiswa baru. Gelar akademik nantinya bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama kuliah diharapkan dapat diterapkan dalam pekerjaan maupun kehidupan masyarakat.

Mahyunadi juga mengingatkan bahwa kuliah dengan sistem jarak jauh membutuhkan kedisiplinan yang tidak sedikit. Tidak adanya pertemuan tatap muka setiap hari justru membuat tanggung jawab mengelola proses belajar lebih banyak berada pada mahasiswa sendiri.

Penguasaan teknologi digital pun menjadi kebutuhan. Selain digunakan untuk mengakses materi dan kegiatan akademik, kemampuan tersebut dapat menjadi bekal menghadapi dunia kerja yang semakin bergantung pada teknologi dan perubahan cepat.

Bergabungnya 382 mahasiswa baru pada semester ini memperlihatkan bahwa akses menuju perguruan tinggi semakin terbuka bagi masyarakat Kutim. Kesempatan belajar tidak lagi sepenuhnya dibatasi jarak antara tempat tinggal dengan kampus.

Sinergi Pemkab Kutim dan UT Kaltim diharapkan terus berlanjut agar kesempatan tersebut dapat menjangkau semakin banyak masyarakat.

Pada akhirnya, investasi pendidikan memang tidak memberikan hasil dalam semalam. Namun, dari ratusan mahasiswa yang mulai menempuh perkuliahan hari ini, Kutim menaruh harapan akan lahir tenaga profesional dan generasi terdidik yang mampu mengambil peran lebih besar. Agar kekayaan daerah kelak tidak hanya dinikmati dari kejauhan, tetapi dikelola oleh putra-putri daerah yang memiliki pengetahuan, kemampuan dan daya saing. (ADV/ProkopimKutim/BK)

 

Post Views: 391
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Tiga Tahun Menenun Asa, Jemaat HKBP Sangatta Kejar Natal di Rumah Baru

Tiga Tahun Menenun Asa, Jemaat HKBP Sangatta Kejar Natal di Rumah Baru

Menjaga Sayap Pedalaman, Kutim Percepat Pembenahan Bandara Uyang Lahai

Menjaga Sayap Pedalaman, Kutim Percepat Pembenahan Bandara Uyang Lahai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved