SANGATTA – Masjid Agung Al-Faruq diliputi keriuhan penuh makna. Ribuan anak usia dini dari TK, RA, dan SPS se-Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan berkumpul mengikuti Manasik Haji Akbar. Acara bertema “Dengan Manasik Haji Kita Tanam Karakter dan Nilai-nilai Islami Sejak Dini” ini dibuka oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, didampingi Bunda PAUD Kutim Siti Robiah Ardiansyah, Kepala Disdikbud Mulyono, dan Forkopimda.
Bupati Ardiansyah menekankan pentingnya edukasi agama sejak dini, khususnya pengenalan rukun Islam kelima. Ia menyatakan bahwa pengenalan ibadah haji pada usia dini adalah edukasi penting bagi semua pihak.
“Pengenalan lebih dini kepada anak-anak kita ini sesungguhnya juga edukasi untuk kita semua, para orang tua dan guru, terkait pentingnya ibadah haji,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Selain memuji IGTKI Kutim atas penyelenggaraan acara yang menguatkan karakter peserta didik, Bupati Ardiansyah secara resmi mencanangkan kembali kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun. Program ini memberikan pendidikan gratis mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/Sederajat, mengukuhkan komitmen Pemkab Kutim dalam pemerataan dan peningkatan kualitas SDM.
“Kami berupaya pendidikan kini tidak lagi dimulai dari SD, melainkan kami memulai dari tingkat PAUD. Apabila ada anak usia PAUD tapi orang tuanya tidak mengirim, orang tuanya akan kami verifikasi dan cek kenapa tidak memasukkan anaknya ke PAUD,” tegasnya.
Bupati bahkan mengancam bahwa orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya dapat dikenakan sanksi. Ia memaparkan bahwa Pemkab Kutim telah menanggung berbagai kebutuhan dasar sekolah secara gratis, meliputi biaya pendidikan, seragam, buku, hingga sepatu.
“Ini sekolah gratis. Seragam dikasih, buku juga ada. Tahun ini sepatu pun dibagikan. Apa lagi yang kurang? Sekarang orang tualah yang harus berpikir, bagaimana supaya betul-betul komitmen menyekolahkan anaknya,” pungkasnya.
Melalui ketegasan kebijakan dan penyediaan fasilitas serba gratis ini, Pemkab Kutim berharap kesadaran orang tua meningkat drastis untuk mendukung pendidikan anak-anak demi masa depan Kutim yang lebih cerah. (ADV/ProkopimKutim/BK)


