Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Pelatihan Ekonomi di Kutim Berbasis Usulan Warga Desa

Redaksi by Redaksi
20 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
Pelatihan Ekonomi di Kutim Berbasis Usulan Warga Desa
1
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, melalui DP3A, menerapkan sistem bottom-up dalam merancang program pemberdayaan ekonomi perempuan. Keterlibatan aktif masyarakat desa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menjadi kunci dalam menentukan jenis pelatihan yang dibutuhkan.

Kepala DP3A Kutai Timur, Idham Cholid, menyatakan bahwa pihaknya tidak memaksakan jenis pelatihan tertentu kepada warga. Sebaliknya, program dirancang berdasarkan usulan yang diajukan langsung oleh masyarakat, sehingga diharapkan lebih tepat sasaran dan sesuai minat.

“Jadi kami juga bekerja sama, misalkan bekerja sama dengan APSAI Asosiasi perusahaan sayang anak itu dalam penumbuhan, kemudian mereka berkolaborasi,” imbuhnya.

Idham mencontohkan keberagaman usulan dari desa-desa, seperti pelatihan tata rias tingkat dasar di Desa Karangan dan pembuatan sabun serta shampoo di desa lainnya. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena peserta sudah memiliki ketertarikan dasar.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Ia menyayangkan bahwa alokasi usulan untuk program pemberdayaan masih sangat minim dibandingkan dengan permintaan untuk pembangunan fisik. Hal ini secara tidak langsung mempengaruhi besaran anggaran yang dapat dialokasikan untuk program pemberdayaan.

“Kalau banyak usulan kan juga banyak anggaran yang masuk kekita kan, tapikan tidak bisa di paksakan untuk mengusulkan,” jelas Idham.

Dengan sistem yang berpusat pada usulan warga ini, DP3A Kutim berharap dapat menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan taraf ekonomi keluarga. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Sinergi Lintas Lembaga untuk Pemerintahan yang Lebih Terbuka

Sinergi Lintas Lembaga untuk Pemerintahan yang Lebih Terbuka

DPRD Kutai Timur Kawal Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

DPRD Kutai Timur Kawal Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved