Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Menikah di Waktu yang Indah: Kutim Bangun Generasi yang Siap dan Berdaya

Edukasi risiko pernikahan dini kembali digencarkan di Kutai Timur, menghadirkan ratusan pelajar dalam seminar yang membahas pentingnya kesiapan mental, sosial, dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Redaksi by Redaksi
8 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Menikah di Waktu yang Indah: Kutim Bangun Generasi yang Siap dan Berdaya
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Suasana peringatan Hari Anak Nasional di Kutai Timur (Kutim) terasa berbeda tahun ini. Ratusan pelajar dari berbagai sekolah berkumpul untuk mengikuti seminar bertajuk “Menikah di Waktu yang Indah”, sebuah forum edukatif yang digagas Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kutim dan Yayasan Senyum dan Harapan (YSH), berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA).

Lewat seminar ini, para remaja diajak mengenali bahwa pernikahan bukan sekadar urusan dua insan yang jatuh cinta, tetapi keputusan besar yang menuntut kesiapan mental, sosial, dan ekonomi. Pesan yang ditegaskan dalam kegiatan ini: menikah di waktu yang tepat adalah langkah strategis untuk mewujudkan generasi yang sehat dan berdaya.

Hadir sebagai narasumber utama, Deri Rizky Anggarani—praktisi gizi keluarga dan penulis dari Yogyakarta—memaparkan dampak kesehatan, psikologis, hingga sosial dari pernikahan dini. Ia menjelaskan bagaimana tubuh dan mental remaja belum sepenuhnya siap menanggung risiko kehamilan, pengasuhan, maupun tekanan ekonomi. “Banyak kasus pernikahan dini di Indonesia terjadi bukan karena kesiapan, tetapi karena keterpaksaan dan minimnya edukasi,” paparnya.

Kepala DPPPA Kutim Idham Chalid, yang hadir mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Ini adalah bentuk sinergi pemerintah dengan stakeholder, termasuk APSAI, agar anak-anak kita bisa tumbuh dengan baik. Kita fasilitasi mereka lewat edukasi, dan ini menjadi pengingat bahwa Kutai Timur adalah Kabupaten Layak Anak,” ujar Idham.

Ia juga menyoroti berbagai faktor yang mendorong pernikahan dini, mulai dari tekanan ekonomi, budaya perjodohan usia muda, rendahnya pendidikan, hingga minimnya pengetahuan masyarakat tentang risiko kesehatan dan masa depan.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua APSAI Kutim yang juga Manajer Community Empowerment Kaltim Prima Coal (KPC) Nanang Supriyadi, serta perwakilan Dinas Kesehatan, Disdikbud Kutim, PT Pamapersada Nusantara Site KPC, Perumdam Tirta Tuah Benua, YSH, Bank Kutim, PT DSN, dan CHE KPC Febriana Kurniasari.

Nanang Supriyadi menyebut seminar ini sebagai kontribusi nyata dunia usaha dalam mendukung perkembangan generasi muda Kutim. “Ini adalah bentuk komitmen perusahaan terhadap masa depan generasi Kutim yang hebat. Harapan kami, sinergi dengan pemerintah terus diperkuat untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Ini baru langkah awal,” ujarnya.

Melalui edukasi lintas sektor ini, Kutim menunjukkan komitmen kuat dalam mencegah pernikahan dini dan menanamkan kesadaran bahwa setiap keputusan besar dalam hidup membutuhkan kesiapan yang matang. Dari forum ini, para remaja dibekali wawasan penting untuk menata masa depan dengan lebih terencana, sehat, dan berkelanjutan. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Post Views: 17
Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Satu Ide, Seribu Peluang: Kutim Bangkitkan Usaha Kreatif Perempuan

Satu Ide, Seribu Peluang: Kutim Bangkitkan Usaha Kreatif Perempuan

Peta, Bukti, dan Musyawarah: Kutim Bangun Model Baru Penyelesaian Agraria

Peta, Bukti, dan Musyawarah: Kutim Bangun Model Baru Penyelesaian Agraria

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved