Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kutai Timur

Kutim Bidik Lompatan Ekonomi Lewat Industri Kimia dan Jalur Udara

Kutai Timur bersiap menjemput gelombang investasi jumbo di sektor industri kimia dan infrastruktur strategis. Pemerintah daerah menggenjot akses dan fasilitas demi menjadikan Kutim sebagai simpul ekonomi baru di Kalimantan Timur.

Redaksi by Redaksi
14 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
Kutim Bidik Lompatan Ekonomi Lewat Industri Kimia dan Jalur Udara
326
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah memacu dua proyek investasi besar yang digadang-gadang menjadi pengungkit ekonomi daerah. Bupati Ardiansyah Sulaiman bersama Wakil Bupati Mahyunadi menegaskan komitmen mereka dalam mengawal pengembangan kawasan industri kimia dan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayahnya.

Salah satu proyek utama adalah Batuta Chemical Industrial Park (BCIP) di Kecamatan Bengalon. Kawasan ini dirancang sebagai pusat industri kimia terpadu pertama di Asia Tenggara yang fokus pada hilirisasi batubara. Di dalamnya akan dibangun pabrik gasifikasi batubara (Coal to Methanol) dan pabrik amonium nitrat.

“BCIP sudah masuk dalam daftar PSN. Nilai investasinya diperkirakan mencapai Rp30 hingga Rp40 triliun. Kita tinggal menunggu waktu operasionalnya,” ujar Ardiansyah dalam pernyataan terbarunya.

Tak hanya BCIP, kawasan Maloy juga menarik perhatian investor. Menurut Ardiansyah, sebuah perusahaan besar telah menyewa lahan selama dua tahun dengan rencana investasi sebesar Rp6 triliun yang kini tengah dikaji.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah aksesibilitas. Banyak investor mengeluhkan lamanya perjalanan darat menuju Kutim. Untuk itu, Pemkab melobi PT Kaltim Prima Coal (KPC) agar menambah jalur penerbangan dari dan ke Sangatta.

“Kalau rute udara bisa ditambah, mobilitas bisnis akan jauh lebih efisien. Kami harap layanan ini juga terbuka untuk masyarakat umum,” terang Ardiansyah.

Dengan dukungan infrastruktur dan proyek strategis yang terus digulirkan, Pemkab Kutim optimis daerahnya mampu tumbuh sebagai kawasan industri yang mandiri dan kompetitif.

Ketika akses udara dibuka dan mesin industri mulai berputar, Kutim tak lagi sekadar titik di peta, ia menjelma menjadi poros baru ekonomi Kalimantan. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Germas Sandaran Jadi Panggung Lawan TBC

Germas Sandaran Jadi Panggung Lawan TBC

Listrik Lalu Air Ledeng, Kutim Genjot Pemerataan Layanan Publik di 13 Desa

Listrik Lalu Air Ledeng, Kutim Genjot Pemerataan Layanan Publik di 13 Desa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved