Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kutai Timur

Kutai Timur Jadi Lokus Nasional Program TAMASYA

Redaksi by Redaksi
18 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
Kutai Timur Jadi Lokus Nasional Program TAMASYA
502
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

MUARA WAHAU — Kutai Timur kembali menjadi sorotan nasional melalui program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN). PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group) ditunjuk sebagai mitra strategis karena keberhasilan mengelola 93 Tempat Penitipan Anak (TPA) di area perkebunan kelapa sawit mereka, khususnya di Kecamatan Muara Wahau.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Achmad Junaidi, menekankan bahwa TPA milik perusahaan ini tidak sekadar penitipan, melainkan mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini hingga taman kanak-kanak. “Pengasuhan dilakukan oleh pengasuh profesional, sehingga orang tua yang bekerja tetap tenang meninggalkan anaknya. Ini contoh nyata pengasuhan berbasis perusahaan,” ujar Junaidi.

Keunikan TPA di perkebunan menjadi salah satu alasan Kutim terpilih sebagai lokus peluncuran TAMASYA, berbeda dengan program serupa yang biasanya dijalankan di perkotaan. Data dari Kementerian Tenaga Kerja, Pendidikan, dan Sosial menunjukkan bahwa integrasi lintas sektor dalam pengasuhan anak di perusahaan bisa dijadikan model nasional.

Program TAMASYA juga sejalan dengan upaya penurunan stunting, melibatkan pelatihan pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak, serta sinergi antara kementerian. “Pendidikan menangani PAUD, Tenaga Kerja mengawasi lingkungan kerja, dan Sosial fokus pada perlindungan anak. Ini sinergi nyata lintas kementerian,” jelas Junaidi.

Rangkaian persiapan telah dilakukan, termasuk koordinasi perangkat daerah dan pertemuan virtual dengan Deputi Kemendukbangga serta BKKBN Provinsi. Peluncuran resmi akan dihadiri lima menteri Kabinet Indonesia Bersatu pada 26–27 Mei 2025 mendatang. Junaidi berharap media turut menggaungkan TAMASYA sebagai contoh sukses pengasuhan anak berbasis korporasi, sekaligus model cepat penanganan stunting di tingkat nasional. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Komitmen Pemkab Kutim, 13 Desa Teraliri Listrik dan Akses Jalan Pesisir Timur Dibuka

Komitmen Pemkab Kutim, 13 Desa Teraliri Listrik dan Akses Jalan Pesisir Timur Dibuka

Audit 80 Desa di Kutim, Mahyunadi Pastikan Oknum Kades Proyek Fiktif Bakal Dipidanakan

Audit 80 Desa di Kutim, Mahyunadi Pastikan Oknum Kades Proyek Fiktif Bakal Dipidanakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved