Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Kutai Timur Dorong Partisipasi Anak dalam Musrenbang sebagai Fondasi Kabupaten Layak Anak

Redaksi by Redaksi
20 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Kutai Timur Dorong Partisipasi Anak dalam Musrenbang sebagai Fondasi Kabupaten Layak Anak
280
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat komitmen untuk mewujudkan daerah yang benar-benar ramah bagi anak. Salah satu langkah strategis yang kini didorong adalah memastikan anak-anak dapat berpartisipasi langsung dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di setiap tingkatan. Kebijakan ini sejalan dengan agenda Kutim sebagai salah satu Kabupaten Layak Anak (KLA).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Kutai Timur, Idham Cholid, menegaskan bahwa partisipasi anak dalam pembangunan bukan sifatnya opsional, melainkan kewajiban negara untuk memfasilitasinya. Ia menekankan bahwa hak anak meliputi hak untuk memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, hingga hak untuk menyampaikan pendapat.

“Hak-hak anak itu pendidikan, kesehatan, untuk mengakses pembangunan, bersuara berpendapat,” tegas Idham.

Idham menyampaikan bahwa pelibatan anak dalam Musrenbang desa, kecamatan, hingga kabupaten merupakan cara terbaik untuk memastikan hak menyampaikan pendapat berjalan efektif. Ia menyebut bahwa mekanisme ini harus menjadi norma agar suara generasi muda benar-benar terdengar dalam dokumen perencanaan daerah.

“Seharusnya anak-anak diikutsertakan dalam musrenbang dari tingkat desa, kecamatan, sampai kabupaten agar mereka juga dapat mengusulkan apa yang menjadi kebutuhan mereka kepada pemerintah,” ujarnya.

Menurut Idham, partisipasi langsung ini bukan sekadar seremoni. Ia ingin penghormatan terhadap suara anak menjadi budaya di seluruh wilayah Kutai Timur. Anak-anak dapat menyampaikan berbagai isu mulai dari fasilitas bermain, keamanan lingkungan, akses pendidikan, ruang kreativitas, hingga kebutuhan konseling.

“Biar tidak lewat perantara, biar mereka bisa juga langsung menyampaikan pendapatnya dari kepala desa, pak camat, sampai bupati,” tambahnya.

Dengan membuka ruang yang lebih luas bagi anak-anak, Kutai Timur berharap dapat mencetak kebijakan publik yang responsif, inklusif, dan sesuai kebutuhan generasi penerus daerah. Upaya ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak sekadar menargetkan predikat Kabupaten Layak Anak sebagai label administratif, tetapi menjadikannya sebagai praktik nyata dalam tata kelola pembangunan daerah. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Sinergi Lintas Lembaga untuk Pemerintahan yang Lebih Terbuka

Sinergi Lintas Lembaga untuk Pemerintahan yang Lebih Terbuka

DPRD Kutai Timur Kawal Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

DPRD Kutai Timur Kawal Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved