Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kominfo Kutim

Koperasi Kutim Siapkan Skema Kolektif Gula Aren Genjah untuk Majukan UMKM di Berbagai Kecamatan

Redaksi by Redaksi
17 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Koperasi Kutim Perkuat Pemasaran Produk Olahan Nanas Melalui Platform Digital
297
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk UMKM kembali diperkuat oleh Dinas Koperasi Kabupaten Kutai Timur. Salah satu fokus utama tahun ini adalah pengembangan Aren Genjah yang menghasilkan produk gula semut berkualitas tinggi. Kepala Dinas Koperasi Kutim, Teguh Budi Santoso, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengambil langkah-langkah konsolidatif untuk menghubungkan petani, kelompok pengolah, dan kebutuhan pasar.

Santoso menyampaikan bahwa pihaknya memang telah menjalankan program pengembangan Aren Genjah secara intensif. “Sementara yang jelas kami lakukan juga terkait dengan Aren Genjah,” katanya. Produk turunan yang ditekankan adalah gula semut. “Itu berupa gula semut ya,” ujarnya, menegaskan arah pengembangan produk.

Teluk Pandan menjadi salah satu sentra yang sudah masuk dalam radar pemetaan. “Teluk Pandan,” sebutnya. Namun ia memastikan daerah produksi lebih luas dari itu. “Juga ada beberapa di kecematan yang lain,” ungkapnya.

Agar UMKM pengolah aren mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam jumlah besar, Dinas Koperasi menerapkan mekanisme kolektif. “Nantinya kan pastikan kita kolektifkan jadi satu,” jelas Santoso. Ia menggambarkan proses tersebut lewat contoh nyata, “Mintanya seribu misalnya, sedangkan ini misalnya, tapi kecamatan A cuma 200, kecamatan B 300, cuma itu kan kita kolektifkan, tidak mungkin masing-masing.”

Pendekatan kolektif ini tidak hanya membantu pemenuhan permintaan, tetapi juga memperkuat kelembagaan UMKM karena mereka akan bekerja dalam jejaring yang lebih terstruktur. Dengan mengintegrasikan produksi beberapa kecamatan, para pelaku usaha dapat memperoleh manfaat seperti efisiensi logistik, keseragaman kualitas, serta kekuatan negosiasi yang lebih besar dalam rantai pasok.

Selain itu, konsolidasi ini juga memberi ruang bagi koperasi lokal untuk berperan lebih besar sebagai agregator dan penyedia layanan pemasaran, sehingga struktur usaha gula aren genjah di Kutim tidak berjalan sendiri-sendiri. Strategi tersebut diharapkan dapat mengangkat kesejahteraan petani aren dan mendorong UMKM Kutai Timur naik kelas melalui produk unggulan yang lebih kompetitif. (ADV)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Dinsos kabupaten kutai timur Perkuat Penanganan PMKS Sepanjang 2024

Dinsos kabupaten kutai timur Perkuat Penanganan PMKS Sepanjang 2024

Maraknya Pernikahan Dini, DPPPA Kutim Gencarkan Pencegahan

Maraknya Pernikahan Dini, DPPPA Kutim Gencarkan Pencegahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved