KONGBENG – Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti desa. Anak-anak berlarian riang di jalan desa, menyambut rombongan dengan tawa dan antusiasme yang polos.
Bupati Ardiansyah Sulaiman, dengan senyum hangat, turun dari kendaraan dan langsung menyapa warga yang telah menunggu. Ia fokus berinteraksi dengan anak-anak. Beberapa anak tampak malu-malu, namun banyak juga yang berani mengulurkan tangan untuk bersalaman. Bupati membungkuk sedikit, menyapa satu per satu, menanyakan nama dan sekolah mereka. Momen mengharukan terjadi ketika beliau mengusap kepala seorang bocah perempuan dengan penuh kasih.
Wakil Bupati Mahyunadi pun tak mau kalah. Ia ikut berjongkok, berbincang santai dengan sekelompok anak perempuan lainnya. Warga desa berdiri mengelilingi, menyaksikan momen istimewa tersebut. Tidak ada sekat formalitas yang terlihat; yang hadir hanyalah rasa kekeluargaan yang kental, tatapan bangga, dan senyum yang merekah di wajah setiap orang.
Momen ini mengirimkan pesan mendalam bahwa kepemimpinan yang berbasis kemanusiaan adalah kunci utama. Perhatian, kepedulian, dan kebersamaan diwujudkan bukan hanya melalui kata-kata, melainkan melalui sentuhan dan kehadiran tulus.
Dengan menciptakan interaksi yang hangat dan mengharukan seperti ini, Bupati dan Wakil Bupati Kutim telah menunjukkan bahwa kepemimpinan yang menginspirasi adalah kunci untuk membangun hubungan harmonis dan berkelanjutan antara pemerintah dan rakyatnya. (ADV/ProkopimKutim/BK)


