Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Jelang Iduladha, Disperindag Kutim Sidak Pasar dan Pastikan Kebutuhan Pokok Aman

Redaksi by Redaksi
25 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Jelang Iduladha, Disperindag Kutim Sidak Pasar dan Pastikan Kebutuhan Pokok Aman
10
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 2

SANGATTA – Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Sangatta, SPBU hingga lokasi penjualan hewan kurban, Senin (25/5).

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan harga kebutuhan bahan pokok penting (bapokting) masih relatif stabil meski beberapa komoditas mengalami kenaikan.

“Secara umum masih aman dan wajar. Memang ada beberapa komoditas yang naik menjelang hari besar keagamaan, seperti cabai rawit yang naik sekitar Rp20 ribu,” ujarnya.

Harga cabai rawit tercatat naik dari Rp70 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram. Selain itu, harga daging sapi juga mengalami kenaikan, sementara harga ayam justru cenderung stabil bahkan ada yang turun.

Untuk komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, sayur mayur hingga beras, dipastikan masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami lonjakan harga signifikan.

Selain memantau harga bapokting, Disperindag Kutim turut mengecek ketersediaan BBM di SPBU kawasan Jalan Pendidikan. Hasilnya, stok BBM subsidi maupun non subsidi dipastikan aman hingga Iduladha dan tidak ditemukan antrean panjang.

“Alhamdulillah stok BBM aman sampai lebaran,” kata Nora.

Dalam sidak tersebut, rombongan juga meninjau penjualan hewan kurban di kawasan Jalan Pendidikan. Dari hasil pemeriksaan, hewan kurban yang dijual telah mengantongi surat kesehatan dan dinyatakan layak oleh dokter hewan.

“Sebagian besar sapi didatangkan dari Bali karena kualitasnya bagus dan harganya lebih murah dibanding daerah lain,” jelasnya.

Namun demikian, Disperindag menemukan masih kosongnya stok minyak goreng Minyakita di pasaran sejak Idulfitri lalu. Kondisi itu disebut terjadi bukan hanya di Kutai Timur, tetapi juga di sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Minyakita memang belum tersedia lagi sampai sekarang. Tapi untuk merek lain masih ada di pasaran,” ungkapnya.

Ia menambahkan, harga minyak goreng saat ini mengalami kenaikan sekitar 15 hingga 20 persen akibat kendala distribusi dan tingginya biaya logistik.

Sementara itu, untuk LPG subsidi 3 kilogram, Disperindag memastikan stok dalam kondisi aman dan belum ditemukan adanya panic buying di masyarakat menjelang Iduladha.

“Pasokan gas masih lancar dan aman,” tuturnya.

Nora juga menyoroti potensi penyalahgunaan BBM subsidi akibat tingginya selisih harga dengan BBM non subsidi. Karena itu, pengawasan distribusi akan terus diperketat bersama aparat terkait.

“Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan,” pungkasnya.

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kutim WTP Lagi ! Opini BPK RI atas LKPD 2025

Kutim WTP Lagi ! Opini BPK RI atas LKPD 2025

Dispar Kutim Prioritaskan Pembenahan Pariwisata dan Penguatan Pokdarwis

Dispar Kutim Prioritaskan Pembenahan Pariwisata dan Penguatan Pokdarwis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved