
Kutai Timur – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Kutai Timur memastikan bahwa program penyerapan tenaga kerja menjadi prioritas utama dalam menjalankan turunan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim. Kepala Disnaker Kutim, Roma Malau, menegaskan bahwa target besar yang diusung dalam program “Kutai Timur Hebat” yaitu menyerap 50 ribu tenaga kerja dalam lima tahun, akan dikerjakan secara bertahap dengan dukungan pemerintah dan dunia usaha.
Roma menyebut bahwa target tersebut sudah mulai berjalan sejak Agustus 2024 dan terus dipantau berdasarkan capaian di lapangan. “Untuk tahun pertama ini, saya kurang sekitar 16 ribu yang tertampung, untuk di Agustus 2024 sampai Agustus 2025, satu tahun,” jelasnya.
Meski demikian, ia menyatakan optimisme bahwa serapan tenaga kerja akan tetap sesuai jalur bahkan dapat melampaui target. Menurutnya, kondisi investasi Kutai Timur yang terus bertumbuh memberi ruang besar bagi penambahan lapangan kerja baru. “Jadi itu kan bertahap, 50 ribu selama masa lima tahun. Jadi saya yakin melebihi-lah target,” ujarnya.
Dorongan terbesar datang dari meningkatnya keberadaan perusahaan baru yang akan beroperasi di Kutai Timur. Roma menyebut momentum ini sebagai peluang penting bagi pencari kerja. “Karena apalagi tahun depan 2027 kan banyak perusahaan yang akan buka di Kutai Timur,” tambahnya.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku industri dan lembaga pelatihan kerja, dapat terus berkolaborasi untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal. Menurutnya, kualitas dan kesiapan SDM menjadi faktor penentu tercapainya target besar pemerintah daerah.
Melalui kerja bersama dan dukungan seluruh sektor, Roma optimistis Kutai Timur mampu bergerak menuju daerah yang lebih kompetitif dan produktif. Penyerapan tenaga kerja bukan hanya indikator pembangunan, tetapi juga solusi strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ADV)


