Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Disdikbud Kutai Timur Perkuat Sinergi untuk Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Redaksi by Redaksi
16 Mei 2026
Reading Time: 1 min read
0
Disdikbud Kutai Timur Perkuat Sinergi untuk Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
4
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 1

SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat langkah strategis untuk menekan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Kutai Timur. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama dalam mengakses pendidikan.

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, mengatakan bahwa penanganan ATS dilakukan melalui tiga pendekatan utama yang saling terintegrasi.

Tahap pertama difokuskan pada upaya menjangkau seluruh anak usia sekolah agar dapat masuk ke satuan pendidikan formal. Tahap kedua diarahkan untuk mencegah peserta didik yang sudah bersekolah agar tidak putus di tengah jalan.

Sementara itu, tahap ketiga menyasar anak-anak yang telah berhenti sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan. Bagi mereka yang usianya sudah tidak memungkinkan untuk mengikuti pendidikan formal, Disdikbud menyediakan alternatif melalui pendidikan kesetaraan berupa Paket A, Paket B, dan Paket C.

“Melalui jalur ini, mereka tetap memiliki kesempatan memperoleh ijazah serta bekal keterampilan untuk mendukung masa depan,” ujar Mulyono.

Ia menegaskan bahwa validitas data menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan program. Oleh sebab itu, Disdikbud melakukan pendataan dan verifikasi secara langsung di lapangan agar penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.

Upaya tersebut juga didukung melalui kerja sama lintas sektor dengan melibatkan pemerintah desa, ketua RT, kader PKK, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Mulyono berharap sinergi yang terus diperkuat dapat menurunkan angka Anak Tidak Sekolah secara bertahap dan mendorong peningkatan angka partisipasi pendidikan di Kutai Timur.

Redaksi

Redaksi

Next Post
Sulisman Baru Dilantik, Siapkan Strategi Tekan PHK dan Perkuat Tenaga Kerja Lokal di Kutai Timur

Sulisman Baru Dilantik, Siapkan Strategi Tekan PHK dan Perkuat Tenaga Kerja Lokal di Kutai Timur

Kutim Menanti Rp1,3 Triliun Dana Kurang Salur, TPP ASN Terpaksa Dipangkas

Kutim Menanti Rp1,3 Triliun Dana Kurang Salur, TPP ASN Terpaksa Dipangkas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved