Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Kutai Timur

Dialog Ketenagakerjaan: Pemkab Kutim Jembatani FPBM-KASBI dan Perusahaan Sawit

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memfasilitasi pertemuan antara Federasi Persatuan Buruh Militan (FPBM-KASBI) dan perusahaan sawit untuk menyelesaikan sengketa ketenagakerjaan dan menjaga hubungan industrial yang harmonis.

Redaksi by Redaksi
3 November 2025
Reading Time: 2 mins read
0
Dialog Ketenagakerjaan: Pemkab Kutim Jembatani FPBM-KASBI dan Perusahaan Sawit
245
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga iklim hubungan industrial yang kondusif. Hal ini ditunjukkan dengan memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) antara Federasi Persatuan Buruh Militan Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (FPBM-KASBI) Kutim dan sejumlah perusahaan sawit yang beroperasi di wilayah tersebut. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Arau, Kantor Bupati Kutim, sebagai tindak lanjut dari berbagai aduan buruh mengenai hak-hak ketenagakerjaan yang belum terpenuhi.

RDP dihadiri oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, Asisten Pemkesra Sekretariat Kabupaten, Poniso Suryo Renggono, Kadisnaker, Roma Malau, serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perkebunan, dan Dinas Lingkungan Hidup. Dari pihak perusahaan, hadir PT Gunta Samba, PT Nusaraya Agro Sawit (NAS), PT Kalimantan Agro Nusantara (Kalianusa), PT Telen, dan PT Dinamika Prima Artha.

Ketua FPBM-KASBI Kutim, Andre, menegaskan bahwa forum ini bukan ajang konfrontasi, melainkan wadah untuk mencari solusi yang adil dan bermartabat bagi pekerja.

“Kami ingin membangun hubungan yang humanis dan harmonis,” ujarnya.

Andre menggambarkan kondisi buruh di lapangan sebagai “permainan kucing dan tikus” antara pekerja dan perusahaan. Ia mengungkapkan berbagai persoalan, mulai dari pesangon yang belum dibayarkan, hak cuti melahirkan bagi pekerja perempuan, hingga kesejahteraan karyawan yang belum terpenuhi.

“Kalau haknya tidak diberikan, bagaimana mereka bisa makan?” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar perusahaan tidak menunda pemenuhan hak pekerja dengan alasan proses hukum.

“Jangan menunggu putusan hukum tetap untuk memberikan hak dasar pekerja,” tambahnya.

Wakil Bupati Mahyunadi mengapresiasi langkah serikat buruh dan perusahaan yang mau duduk bersama mencari solusi.

“Terima kasih kepada perusahaan dan serikat buruh yang tidak lelah menyuarakan aspirasi pekerja sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Mahyunadi menekankan bahwa agenda ini murni untuk kepentingan masyarakat, bukan politik. “Kami memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegasnya. Ia berharap hasil kesepakatan yang dicapai dapat dijalankan oleh kedua pihak. “Jika diberi waktu 10 hari, harus diselesaikan dalam waktu itu. Yang penting investasi di Kutim aman dan hak buruh diperjuangkan sesuai aturan,” tutup Mahyunadi. ((ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
Dialog DPD RI – Masyarakat Teluk Pandan: Dari UU Desa Hingga Koperasi Merah Putih

Dialog DPD RI - Masyarakat Teluk Pandan: Dari UU Desa Hingga Koperasi Merah Putih

DPPPKB Kutim: Meningkatkan Akses Layanan KBKR untuk Wilayah 3T

DPPPKB Kutim: Meningkatkan Akses Layanan KBKR untuk Wilayah 3T

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved