Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Bupati Kutim Bukakan Jalan Menuju Pesisir Timur, Sandaran dan Tanjung Mangkalihat

Redaksi by Redaksi
17 November 2025
Reading Time: 1 min read
0
Bupati Kutim Bukakan Jalan Menuju Pesisir Timur, Sandaran dan Tanjung Mangkalihat
281
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
Post Views: 1

SANGATTA — Akses transportasi di Kecamatan Sandaran segera mendapat angin segar. Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman memimpin rapat fasilitasi pembangunan jalan yang akan menghubungkan Desa Manubar, Sandaran, hingga Tanjung Mangkalihat. Proyek ini dinilai strategis untuk mengatasi keterisolasian wilayah terluar Kutim.

Rapat di Ruang Arau, Kantor Bupati, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Poniso Suryo Renggono, Kepala Bappeda Noviari Noor, Plt Kepala Dinas PUPR Joni Abdi Setia, anggota DPRD Kutim Ardiansyah, serta Plt Camat Sandaran Mulyadi. Kepala desa dari wilayah target pembangunan juga turut hadir, menegaskan sinergi multipihak dalam proyek ini.

Rencana pembangunan jalan sepanjang 17,47 kilometer akan melewati Areal Penggunaan Lain (APL), sehingga tidak menimbulkan dampak pada kawasan hutan lindung. “Pembangunan ini membuka akses darat bagi desa-desa yang sebelumnya hanya bisa ditempuh jalur laut,” ujar Ardiansyah.

Sandaran, sebagai wilayah paling timur Kutim yang berbatasan langsung dengan Laut Sulawesi, selama ini menghadapi keterbatasan mobilitas. Kehadiran jalan baru diharapkan mendorong ekonomi lokal, mempermudah distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta mempercepat layanan publik.

Plt Camat Sandaran Mulyadi menambahkan, sejumlah desa sudah menyiapkan tenaga kerja dan peralatan untuk mendukung percepatan pembangunan. “Jalan ini juga akan membuka peluang usaha warga, terutama hasil bumi seperti kelapa, ikan, dan hasil hutan non-kayu,” ungkap Mulyadi.

Pengerjaan awal badan jalan ditargetkan tahun ini, sedangkan pengerasan akan masuk dalam APBD tahun berikutnya. Dinas PUPR Kutim menegaskan desain jalan sudah final, tinggal menunggu alokasi anggaran dan kelengkapan administrasi lahan.

Proyek ini dipandang sebagai model kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Jalan yang terbangun bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga simbol hadirnya negara di pelosok pesisir dan hutan Kutim, membuka harapan baru bagi masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/BK)

Redaksi

Redaksi

Next Post
ACF di Kombeng: X-Ray Gratis Jadi Kunci Deteksi Dini TBC di Kutim

ACF di Kombeng: X-Ray Gratis Jadi Kunci Deteksi Dini TBC di Kutim

Telaga Biru, Dari Lahan Tambang Jadi Lumbung Pangan Ikan di Kutim

Telaga Biru, Dari Lahan Tambang Jadi Lumbung Pangan Ikan di Kutim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved