Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Uncategorized

BAZNAS Kutim Dorong Optimalisasi Zakat, Potensi Capai Rp920 Miliar

WebNesia by WebNesia
10 Maret 2026
Reading Time: 2 mins read
0
BAZNAS Kutim Dorong Optimalisasi Zakat, Potensi Capai Rp920 Miliar
3
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Timur terus mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan pemetaan BAZNAS Republik Indonesia, potensi zakat di Kutai Timur diperkirakan mencapai Rp920,87 miliar.

Ketua BAZNAS Kutai Timur Masnif Sofwan menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Kutim Berzakat Di ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur pada (10/03/2026)

Menurut Masnif, BAZNAS merupakan satu-satunya lembaga resmi pengelola zakat yang dibentuk pemerintah. Hal itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang diperkuat dengan berbagai regulasi turunan seperti PP Nomor 14 Tahun 2014, Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014, hingga Peraturan Bupati Kutai Timur Nomor 52 Tahun 2023.

“BAZNAS merupakan lembaga resmi yang dibentuk pemerintah untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah secara nasional, termasuk di Kabupaten Kutai Timur,” ujar Masnif.

Ia menjelaskan, kegiatan Kutai Timur Berzakat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan secara serentak di seluruh Indonesia.

Masnif memaparkan, hingga tahun 2025 total pengumpulan zakat di BAZNAS Kutai Timur mencapai sekitar Rp21,9 miliar, dengan penerima manfaat mencapai 28.160 mustahik yang tersebar di 18 kecamatan.

“Penyaluran bantuan dilakukan melalui proses verifikasi lapangan, verifikasi faktual, dan verifikasi syar’i agar tepat sasaran,” jelasnya.

BAZNAS Kutai Timur juga menjalankan berbagai program yang terbagi dalam lima bidang utama, yakni Kutim Peduli (sosial), Kutim Sehat (kesehatan), Kutim Cerdas (pendidikan), Kutim Sejahtera (ekonomi), dan Kutim Takwa (keagamaan).

Di bidang pendidikan, BAZNAS memberikan beasiswa kepada mahasiswa di beberapa perguruan tinggi, termasuk Institut STIQCI dan Institut Ibnu Katsir. Saat ini terdapat 26 mahasiswa penerima beasiswa dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp863,4 juta per tahun.

Selain itu, BAZNAS juga memberikan beasiswa untuk mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar sebanyak empat orang dengan total biaya sekitar Rp114 juta per tahun.

Di bidang sosial, BAZNAS menyalurkan bantuan tanggap bencana kebakaran di Desa Kuliran, Kecamatan Bengalon, dengan nilai bantuan mencapai Rp4,39 miliar.

Sementara itu, bantuan rutin juga diberikan kepada 17 pondok pesantren dengan total anggaran Rp1,44 miliar per tahun, serta bantuan untuk lansia sebesar Rp504 juta per tahun.

BAZNAS juga aktif mendukung program pemerintah daerah, termasuk program percepatan penurunan stunting di 18 kecamatan, serta pemberdayaan ekonomi melalui bantuan UMKM, peternakan, perkebunan, dan perikanan.

Masnif menambahkan, berbagai program tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS dengan sejumlah instansi daerah seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi, Dinas Perikanan, hingga rumah sakit daerah.

“Seluruh bantuan disalurkan berdasarkan prinsip aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, dengan memastikan penerima benar-benar termasuk mustahik melalui survei lapangan,” tegasnya.

Ia juga berharap dukungan seluruh kepala dinas dan instansi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat melalui pemotongan zakat penghasilan bagi pegawai yang telah memenuhi nisab.

“Kolaborasi gerakan kebaikan ini memberikan ruang kebermanfaatan yang luas, terutama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung program pemerintah daerah,” pungkas Masnif.

WebNesia

WebNesia

Next Post
105 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Kutai Timur, Dinkes Tingkatkan Kewaspadaan

105 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Kutai Timur, Dinkes Tingkatkan Kewaspadaan

Pertumbuhan Ekonomi Kutim 2025 Melambat, Pemkab Akan Tinjau Kembali Data

Pertumbuhan Ekonomi Kutim 2025 Melambat, Pemkab Akan Tinjau Kembali Data

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved