Sangatta, Kutai Timur – Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir melanda sejumlah kawasan di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. Tingginya debit air tak hanya merendam permukiman, tetapi juga membawa ancaman lain yang membuat warga semakin waspada—kemunculan buaya di daerah terdampak banjir.
Dalam beberapa video yang beredar di media sosial dan grup percakapan warga, terlihat beberapa ekor buaya berkeliaran di sekitar rumah penduduk. Kejadian ini sontak membuat masyarakat resah, terutama mereka yang tinggal di dekat bantaran sungai dan daerah rendah yang kini tergenang air.
“Saya menerima beberapa laporan dari warga terkait kemunculan buaya di beberapa titik. saya harap masyarakat agar tetap waspada, tidak bermain atau beraktivitas di genangan banjir, serta segera melapor jika melihat buaya,” ujar Agus seorang petugas Damkar yang ikut aktif memantau kondisi Banjir Sangatta.
Menanggapi hal tersebut, Pemuda Peduli Lingkungan, yang tergabung di FOPSIR Kutim, Junaidi Arifin berharap pihak berwenang segera berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangani kemunculan buaya ini.
Ia juga meminta agar warga tidak mencoba menangkap atau mengusik satwa liar tersebut, serta melaporkan keberadaannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti dengan aman.
“Semoga ada tindak lanjut, memang habitatnya di sungai, dan kita semua tau kondisi sungai kita saat ini, terjadi kerusakan sistematis di lingkungan kita, warga terdampak banjir begitu juga stawa,” pungkasnya.
Hingga kini, tim gabungan dan relawan terus bersiaga membantu evakuasi warga terdampak banjir, Warga diharapkan tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas demi keselamatan bersama.


