Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result

Air Bersih Mengalir di Suka Rahmat, Langkah Awal Perluasan Layanan Dasar Warga

Program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, telah rampung dan mulai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sebanyak 90 kepala keluarga kini dapat menikmati akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas layanan dasar di wilayah pedesaan Kutai Timur.

Redaksi by Redaksi
12 Agustus 2026
Reading Time: 2 mins read
0
Air Bersih Mengalir di Suka Rahmat, Langkah Awal Perluasan Layanan Dasar Warga
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA — Setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses air bersih, warga Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, kini mulai menikmati aliran air yang lebih mudah dijangkau. Melalui program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), sarana penyediaan air bersih di wilayah tersebut telah selesai dibangun dan dinyatakan tuntas 100 persen.

Program tersebut menjadi salah satu upaya menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan. Keberhasilan pembangunan fasilitas air bersih itu disampaikan Dandim 0909/KTM Letkol Czi Zaenal Abidin dalam dialog interaktif Podcast Cerdas RPD Kutim, Rabu (12/8/2026).

Zaenal mengatakan, fasilitas TMAB yang dibangun di Desa Suka Rahmat kini telah berfungsi dan dimanfaatkan masyarakat. Sebanyak 90 kepala keluarga (KK) menjadi penerima manfaat dari program tersebut.

“Untuk TMAB yang kita laksanakan di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, alhamdulillah sudah selesai 100 persen. Airnya sudah mengalir dan langsung dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Zaenal.

Menurutnya, penyediaan air bersih di Suka Rahmat menjadi salah satu langkah nyata dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar. Namun, program tersebut tidak berhenti pada satu lokasi.

Kodim 0909/KTM kini melakukan pemetaan terhadap desa-desa lain yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih. Seluruh Komandan Rayon Militer (Danramil) di wilayah kerja Kodim telah diarahkan untuk mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan perhatian.

“Kami sudah koordinasi dengan para Danramil. Jika ada desa yang mendesak membutuhkan pasokan air, armada tangki di Makodim siap langsung kita luncurkan ke lokasi,” tegasnya.

Selain pembangunan fasilitas permanen, Kodim 0909/KTM juga menyiapkan dukungan sementara melalui armada mobil tangki bantuan dari Dinas Sosial. Kendaraan tersebut dapat digunakan untuk mendistribusikan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung penanganan kondisi darurat lainnya seperti kebakaran hutan dan lahan.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan, penyediaan air bersih merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Namun, luas wilayah Kutim menjadi tantangan tersendiri dalam mempercepat pemerataan layanan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, kepolisian, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pelayanan.

“Pemerintah daerah punya kewajiban dalam penyediaan air bersih. Karena itu, sinergi dukungan anggaran pemerintah daerah, TNI AD, kepolisian, dan seluruh unsur masyarakat sangat dibutuhkan agar cakupannya makin luas,” ujar Ardiansyah.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur air bersih tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sarana fisik, tetapi juga keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, warga penerima manfaat diminta ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Fasilitas yang sudah ada ini wajib dijaga dan dirawat bersama oleh warga. Jangan sampai sudah dibangun dengan susah payah tapi tidak terawat, agar manfaat air bersih ini bisa terus mengalir dan dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Program TMAB di Suka Rahmat menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat membutuhkan kerja bersama berbagai pihak. Air bersih yang kini mengalir bukan hanya menghadirkan kemudahan bagi warga, tetapi juga menjadi langkah awal dalam memperluas akses layanan dasar di wilayah Kutai Timur.

Ke depan, tantangan yang masih tersisa adalah memastikan desa-desa lain yang menghadapi persoalan serupa dapat memperoleh akses air bersih secara bertahap dan berkelanjutan. (ADV/ProkopimKutim/BK)

 

Redaksi

Redaksi

bacakaltim.com adalah portal berita digital yang berfokus pada menyajikan informasi terkini, tajam, dan terpercaya seputar Kalimantan Timur.

Next Post
Aren Genjah Kandolo Dibidik Punya Identitas Resmi Lewat Hak Indikasi Geografis

Aren Genjah Kandolo Dibidik Punya Identitas Resmi Lewat Hak Indikasi Geografis

Membaca Sinyal Sebelum Terlambat, Kutim Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks

Membaca Sinyal Sebelum Terlambat, Kutim Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved