SANGATTA — Rumah sakit bukan hanya tempat merawat orang sakit, tetapi juga cermin sejauh mana sebuah daerah menghadirkan rasa aman bagi masyarakatnya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat fondasi layanan kesehatan melalui pengembangan fasilitas medis di RSUD Kudungga. Tiga layanan baru kini resmi beroperasi, yakni catheterization laboratory (cathlab), mammography, dan gedung poliklinik baru.
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar semakin modern, lengkap, dan mudah dijangkau masyarakat.
Bagi pemerintah daerah, kehadiran fasilitas baru itu bukan sekadar penambahan bangunan maupun peralatan medis. Lebih jauh, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menjadikan RSUD Kudungga sebagai rumah sakit rujukan yang mampu menangani lebih banyak kebutuhan kesehatan masyarakat di daerah.
“Peresmian layanan Cathlab, Mammography, dan gedung poli baru ini bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, tetapi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin maju, modern, berkualitas, dan mudah dijangkau masyarakat,” ujar Ardiansyah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada manajemen RSUD Kudungga dan seluruh pihak yang terlibat dalam menghadirkan fasilitas tersebut.
Menurutnya, peningkatan kapasitas rumah sakit merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas hidup masyarakat Kutim.
“Atas nama Pemerintah daerah, menyampaikan apresiasi kepada manajemen RSUD Kudungga dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menghadirkan fasilitas ini. Kehadiran layanan baru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah,” katanya.
Salah satu layanan penting yang kini tersedia adalah cathlab, fasilitas yang mendukung penanganan penyakit jantung melalui prosedur medis tertentu. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien dengan gangguan kardiovaskular tanpa harus dirujuk jauh ke luar daerah.
Selain itu, layanan mammography menjadi penguatan dalam upaya deteksi dini gangguan kesehatan payudara, termasuk potensi kanker payudara. Sementara gedung poli baru disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan serta kapasitas pelayanan rawat jalan bagi masyarakat.
Bupati Ardiansyah menegaskan, pengembangan RSUD Kudungga diarahkan agar masyarakat Kutim memperoleh kepastian layanan kesehatan yang lebih cepat dan berkualitas.
“Kita ingin masyarakat mendapatkan kepastian pelayanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan berkualitas tanpa harus banyak dirujuk ke luar daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Kudungga dr Muhammad Yusuf menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan rumah sakit.
Menurutnya, keberadaan fasilitas baru tersebut menjadi dorongan bagi jajaran RSUD Kudungga untuk terus meningkatkan mutu pelayanan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan layanan kesehatan di RSUD Kudungga. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan,” ucapnya.
Ia menjelaskan, tiga fasilitas yang telah diresmikan memiliki fungsi strategis dalam memperluas cakupan layanan rumah sakit.
Cathlab diperuntukkan bagi pelayanan penyakit jantung, mammography mendukung pemeriksaan kesehatan payudara, sedangkan gedung poli baru memperkuat layanan rawat jalan.
“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Kutim tidak perlu lagi jauh-jauh keluar daerah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tertentu. Ini tentu memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.
Dengan tambahan fasilitas tersebut, RSUD Kudungga kini semakin diarahkan menjadi rumah sakit yang mampu memberikan layanan kesehatan lebih lengkap, profesional, dan terpercaya.
Sebuah langkah yang menegaskan bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya tentang menghadirkan gedung dan alat medis, tetapi memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pelayanan terbaik di daerahnya sendiri. (ADV/ProkopimKutim/BK)


