Baca Kaltim
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini
No Result
View All Result
Baca Kaltim
No Result
View All Result
Home Pariwara Pemkab Kutai Timur

Program USB KPC Dorong UMKM Kutai Sangatta Naik Kelas, Modal Usaha Mengalir Rp125 Juta

Penguatan ekonomi masyarakat tidak selalu dimulai dari usaha besar. Dari tangan para pelaku UMKM lokal, peluang tumbuh dapat dibangun melalui akses modal, pendampingan, dan pengetahuan pengelolaan usaha. Melalui Program Urang Sengata Berdaya (USB) Batch II, PT Kaltim Prima Coal menyalurkan bantuan modal stimulan senilai Rp125 juta untuk mendorong pelaku usaha mikro di Kutai Sangatta semakin mandiri.

WebNesia by WebNesia
23 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Program USB KPC Dorong UMKM Kutai Sangatta Naik Kelas, Modal Usaha Mengalir Rp125 Juta
Share on FacebookShare on WhatsApp

SANGATTA — Sebuah usaha kecil sering kali tumbuh dari langkah sederhana. Ada yang bermula dari keterampilan yang dimiliki, ada pula yang lahir dari keberanian mencoba di tengah keterbatasan modal. Namun, agar usaha tersebut dapat berkembang, pelaku UMKM membutuhkan lebih dari sekadar semangat. Mereka memerlukan dukungan, pengetahuan, dan akses penguatan usaha.

Semangat itulah yang menjadi bagian dari Program Urang Sengata Berdaya (USB) Batch II yang dijalankan PT Kaltim Prima Coal (KPC). Melalui program pemberdayaan masyarakat tersebut, sebanyak 25 pelaku usaha mikro masyarakat Kutai Sangatta menerima bantuan modal usaha stimulan dengan total nilai Rp125 juta.

Masing-masing penerima memperoleh dukungan modal sebesar Rp5 juta yang diharapkan dapat membantu pengembangan usaha mereka. Bantuan tersebut diserahkan kepada pelaku UMKM dari Lembaga Adat Besar Kutai Sangata dan Lembaga Adat Kutai Sangata dalam kegiatan penutupan program di Balai Pertemuan Desa Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Program USB tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan modal, tetapi juga memberikan pembekalan agar peserta mampu mengelola usaha secara lebih terarah. Kegiatan ini digagas oleh Departemen Community Empowerment melalui Local Business Development (LBD) KPC dengan melibatkan Koperasi Insan Tangguh Sejahtera (KiTS) sebagai mitra pendamping.

Pelaksanaannya juga menggandeng lembaga adat setempat dengan sasaran khusus masyarakat Kutai di wilayah Sangatta.

Kepala Seksi Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Sangatta Utara Elysabeth Artikawati yang mewakili Camat Sangatta Utara Hj Hasdiah mengapresiasi langkah tersebut. Menurutnya, penguatan UMKM sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Saya berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali. Ilmu dan pengetahuan selama pelatihan yang didapat dapat dimanfaatkan serta memberikan motivasi dan inovasi sehingga akan tercipta usaha dan produk baru terutama makanan (kuliner) di Sangatta,” tuturnya.

Bagi peserta, USB menjadi ruang belajar sekaligus kesempatan memperbaiki cara mereka menjalankan usaha. Salah satunya Nur Diani, pemilik usaha Jabersa (Jasa Bersih Rumah Sangatta).

Perempuan berusia 28 tahun tersebut telah mengikuti program USB sejak Batch I pada 2023. Saat pertama bergabung, ia mengaku masih menghadapi keterbatasan modal dan belum memahami pengelolaan usaha secara profesional.

Melalui pelatihan dan dukungan yang diberikan, bantuan modal sebelumnya ia gunakan untuk membeli sejumlah peralatan usaha seperti mesin potong rumput, gergaji mesin, serta water jet pump.

“Saya sangat antusias mengikuti pelatihan oleh KPC ini. Awalnya saya tidak memiliki modal usaha serta tidak memahami tata kelola dan pembukuan keuangan. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan serta pelatihan, usaha saya dapat dikelola lebih baik dan omzet mulai mengalami peningkatan,” ujar Nur Diani.

Cerita serupa datang dari Mega Soraya, Sekretaris Adat Kutai Sengata sekaligus pemilik usaha Mega Flowers yang bergerak di bidang tanaman hias. Usaha yang telah dirintis sejak 2015 tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana usaha lokal dapat terus berkembang ketika mendapatkan dukungan yang tepat.

“Mewakili Ketua Adat Kutai Sengata H Kasmo, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama KPC yang telah mendukung terlaksananya program USB ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan jumlah peserta bisa bertambah,” ungkapnya.

Superintendent Local Business Development (LBD) KPC Faizal menjelaskan, USB Batch II dirancang untuk membantu pelaku usaha ultra mikro agar memiliki kapasitas lebih kuat dan berkembang menjadi usaha mikro yang lebih mapan.

Program ini diikuti 40 peserta yang berasal dari beberapa kelompok, yakni 15 peserta dari Lembaga Adat Besar Kutai Sengata, 10 peserta dari Lembaga Adat Kutai Sangata, serta 15 peserta dari Persatuan Purnabakti Karyawan (PPK) KPC.

Menurut Faizal, proses pembinaan tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Para peserta akan mendapatkan pendampingan lanjutan dari KiTS melalui 12 kali pertemuan, termasuk tiga sesi kelas kewirausahaan dengan masa pembinaan hingga satu tahun.

“Pendampingan menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usaha secara berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Act. Manager Community Empowerment (CE) KPC Muhammad Yusuf menegaskan bahwa program USB merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat di sektor nonpertambangan.

Menurutnya, masyarakat lokal memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mendapatkan akses dan pendampingan yang tepat.

“KPC merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat Kutai Timur. Kami ingin menjadi katalisator pembangunan dengan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.

Melalui Program USB, KPC berharap semakin banyak pelaku usaha lokal yang mampu berkembang, menciptakan peluang ekonomi baru, dan memperkuat kemandirian masyarakat Kutai Sangatta. (ADV/ProkopimKutim/BK)

 

Post Views: 393
WebNesia

WebNesia

Next Post
Tekan Stunting, Perkim dan Dinas PU Kutim Kolaborasi Bangun 1.700 Septic Tank

Tekan Stunting, Perkim dan Dinas PU Kutim Kolaborasi Bangun 1.700 Septic Tank

Bupati Kutim Serukan Pola Asuh Penuh Kasih, Bentakan Disebut Tinggalkan Luka bagi Anak

Bupati Kutim Serukan Pola Asuh Penuh Kasih, Bentakan Disebut Tinggalkan Luka bagi Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Kaltim

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved

Navigate Site

  • Beranda
  • Info Iklan
  • Kontak Kami
  • Login Customizer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita Utama
  • Kaltim Terkini
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi Bisnis
  • Lingkungan dan Energi
  • Lainnya
    • Pariwara Pemkab Kutai Timur
    • Budaya dan Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Opini

© 2024-2026 Baca Kaltim - All rights reserved